DailyFX.ID — PT Jababeka Infrastruktur, pengelola Kawasan Industri Jababeka, meluncurkan program Jababeka Community Acceleration Class (JClass) guna memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan industri. Program ini telah menjalin kerja sama dengan delapan sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kabupaten Bekasi.
Program JClass melibatkan perusahaan-perusahaan (tenant) yang berlokasi di Kawasan Industri Jababeka sebagai narasumber, pelatih, sekaligus mitra dalam penyusunan materi pembelajaran. Pelaksanaan terbaru program ini digelar di SMK Garuda Nusantara pada 31 Agustus 2026.
Direktur Jababeka Infrastruktur, Vega Violetta Puspa, menyatakan bahwa JClass dirancang untuk mengatasi kesenjangan kompetensi antara lulusan SMK dan tuntutan dunia industri di Kabupaten Bekasi. “JClass hadir untuk menjawab kesenjangan kompetensi (skills gap) antara lulusan SMA atau SMK dan kebutuhan industri di Kabupaten Bekasi, yang merupakan salah satu pusat kawasan industri terbesar di Indonesia,” ujar Vega dalam keterangan persnya, Rabu (16/9/2026).
Vega menjelaskan bahwa JClass beroperasi melalui tiga jalur utama. Pertama, Career Acceleration Class, yang fokus pada pembekalan kesiapan mental dan sikap profesional bagi peserta untuk memasuki dunia kerja. Kedua, Digital Acceleration Class, yang bertujuan meningkatkan kemampuan digital dan administratif para peserta. Ketiga, Entrepreneur Acceleration Class, yang didedikasikan untuk mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar kawasan industri agar dapat mengembangkan usaha mereka.
“Yang membedakan J-Class dari program pelatihan kerja pada umumnya adalah keterlibatan langsung tenant atau perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kawasan Industri Jababeka,” tambah Vega.
Sejumlah tenant yang berpartisipasi dalam program ini meliputi PT Sintertech Indonesia, PT Precision Tools Service Indonesia, PT Dharma Controlcable Indonesia, PT Fukoku Tokai Rubber Indonesia, PT Astemo Bekasi Manufacturing, PT Asahi Cipta Prima, PT Cisindo, PT Mane Indonesia, PT Komatsu Undercarriage Indonesia, PT Asia Indopack Indonesia, PT Hanes Supply Chain Indonesia, PT Yasufuku Indonesia, PT Unilever Indonesia Tbk, PT T.RAD Indonesia, PT Nippon Steel Indonesia, dan PT Prodia Diagnostic Line.
Ikuti DailyFX.ID
