DailyFX.ID — Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu berencana mengirim jenazah salah satu kru kapal cepat KM Arupadatu I, Surakman atau Sukarman (60), ke Banten. Surakman merupakan kru kapal yang sempat hilang kontak saat membawa rombongan jurnalis di perairan Selat Sunda, Pandeglang, pada Senin (7/9/2026).
Kabid Humas Polda Bengkulu, Kombes Pol Imam Wijayanto, menyatakan bahwa Biddokkes Polda Bengkulu akan mengirim jenazah tersebut pada Kamis (24/9/2026) pagi. Pengiriman ini bertujuan agar jenazah dapat segera dimakamkan oleh pihak keluarga di wilayah Pandeglang, Provinsi Banten.
Sebelumnya, Polda Banten telah mengonfirmasi bahwa hasil pencocokan DNA antara sampel antemortem dengan jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, identik dengan Surakman atau Sukarman. Identifikasi ini dilakukan setelah tim Disaster Victim Investigation (DVI) Pusdokkes Polri melakukan pemeriksaan mendalam.
Polda Bengkulu sendiri telah mengirimkan sampel DNA jenazah tanpa identitas yang ditemukan di Pulau Enggano ke Pusat Kedokteran dan Kesehatan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Pusdokkes Mabes Polri). Pengiriman sampel dilakukan setelah Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Bengkulu melakukan autopsi pada Senin (14/9) terhadap jenazah yang ditemukan pada Sabtu (12/9/2026).
Imam menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan penyidik, jenazah tersebut dipastikan bukan merupakan masyarakat sekitar atau warga asli Pulau Enggano. Laporan penemuan mayat tanpa identitas di kawasan Pesisir Sawang Bengkok, Desa Khayapu, Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, diterima oleh Basarnas Bengkulu pada Sabtu (12/9) lalu.
Ikuti DailyFX.ID
