— CALIFORNIA – Perusahaan taksi udara listrik, Joby Aviation, mengumumkan rencana akuisisi terhadap perusahaan teknologi pertahanan, Resonant Sciences, dengan nilai transaksi diperkirakan mencapai US$500 juta. Langkah strategis ini diambil untuk memperluas jangkauan bisnis Joby ke sektor pertahanan seiring dengan lonjakan permintaan di area tersebut.

Menurut laporan Reuters pada Selasa (11/08/2026), transaksi akuisisi ini akan dibiayai melalui kombinasi sekitar US$450 juta dalam bentuk tunai dan tambahan US$50 juta yang dibayarkan dalam bentuk saham biasa perusahaan.

Resonant Sciences, yang beroperasi di Ohio, memiliki spesialisasi dalam pengembangan, manufaktur, dan penyediaan sistem frekuensi radio canggih serta berbagai sistem pendukung misi yang ditujukan bagi pelanggan keamanan nasional Amerika Serikat. Dengan akuisisi ini, Resonant Sciences akan bertransformasi menjadi unit bisnis pertahanan khusus di bawah naungan Joby.

Unit bisnis baru ini nantinya akan fokus pada pengembangan pesawat hybrid dan teknologi otonom. Sementara itu, lini bisnis pesawat komersial Joby akan tetap berkonsentrasi pada pengembangan taksi udara listrik. Transaksi akuisisi ini diperkirakan akan rampung pada semester pertama tahun 2027.

Langkah Joby mencerminkan tren yang semakin berkembang di kalangan perusahaan pesawat listrik lepas landas dan mendarat vertikal (electric vertical take-off and landing/eVTOL) yang mulai menjajaki pasar militer. Peningkatan belanja pertahanan global, yang dipicu oleh konflik di Ukraina dan Timur Tengah, menjadi salah satu faktor pendorong bagi perusahaan-perusahaan eVTOL untuk memperluas pasar mereka.

Meskipun demikian, pengumuman transaksi ini tampaknya belum sepenuhnya disambut positif oleh pasar. Saham Joby, yang berbasis di Santa Cruz, California, tercatat mengalami penurunan sebesar 6,5% dalam perdagangan prapasar setelah berita akuisisi tersebut diumumkan.