— Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat lonjakan nilai kapitalisasi pasar (market cap) sebesar Rp 289 triliun dalam sepekan. Peningkatan ini membawa total kapitalisasi pasar BEI mencapai Rp 11.212 triliun, naik dari Rp 10.923 triliun pada pekan sebelumnya. Kenaikan market cap ini sejalan dengan penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang berakhir pada level 6.409,6, meningkat 2,78% dari posisi 6.236,1 pada pekan lalu.

Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, menyatakan bahwa data perdagangan saham selama periode 3–7 Agustus 2026 menunjukkan tren positif secara keseluruhan. “Rata-rata volume transaksi harian BEI mencatatkan peningkatan tertinggi, yaitu sebesar 32,98% menjadi 39,95 miliar saham dari 30,04 miliar saham pada pekan sebelumnya,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (8/8/2026).

Selain volume transaksi, frekuensi transaksi harian juga mengalami peningkatan signifikan, yaitu sebesar 27,62%. Rata-rata frekuensi transaksi harian tercatat mencapai 2,32 juta kali transaksi, naik dari 1,82 juta kali transaksi pada pekan sebelumnya. Namun, rata-rata nilai transaksi harian justru mengalami sedikit penurunan sebesar 0,38%, dari Rp 15,4 triliun menjadi Rp 15,38 triliun.

Sementara itu, aktivitas investor asing pada Jumat lalu tercatat membukukan nilai beli bersih (net buy) sebesar Rp 1,24 triliun. Meskipun demikian, secara akumulatif sepanjang tahun 2026, investor asing masih mencatatkan nilai jual bersih (net sell) sebesar Rp 71,29 triliun.