— Marnia, brand kosmetik premium asal Indonesia, mengumumkan langkah strategisnya untuk merambah pasar Asia setelah resmi meluncurkan lini produk kosmetik bibir di Jakarta. Ekspansi regional ini merupakan bagian dari strategi bisnis Marnia untuk memperluas jangkauan pasar sekaligus memposisikan diri sebagai merek kecantikan Indonesia yang berkelas premium.

Diluncurkan pada Minggu, 23 Agustus 2026, di Four Seasons Hotel Jakarta, seri lipstik Marnia yang dikembangkan di bawah PT Marnia Internasional menandai momentum penting perusahaan dalam memperkenalkan produk serta memaparkan strategi pengembangan bisnis di masa depan. Owner Marnia, Prof Adjunct Dr Marniati SE Mkes, menyatakan ambisi Marnia tidak hanya terbatas pada pertumbuhan pasar domestik, melainkan juga membangun fondasi kuat untuk ekspansi ke pasar regional.

“Kita ingin Marnia bukan hanya menjadi brand lokal, tetapi juga bisa berkembang dari Indonesia untuk Asia,” ujar Marniati dalam keterangan persnya pada Selasa, 25 Agustus 2026. Malaysia dipilih sebagai pasar internasional perdana yang akan dibidik Marnia, dengan target peluncuran produk pada Oktober 2026 sebagai langkah awal ekspansi regional.

Untuk memperkuat strategi penetrasi pasar Malaysia, Marnia menggandeng artis dan influencer ternama Malaysia, Tiara Suraya Rose, sebagai brand ambassador. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran merek Marnia di luar Indonesia sekaligus menguji penerimaan produk di pasar regional. Marniati menambahkan bahwa pengembangan Marnia sangat memperhatikan kualitas produk, identitas merek, dan nilai-nilai yang ingin dibangun perusahaan. Pada tahap awal, Marnia menghadirkan tiga produk kosmetik bibir andalan: Lipstick, Glossy Lip Glaze, dan Matte Lip Glaze, yang tersedia dalam berbagai pilihan warna.

Produk-produk tersebut telah melalui proses formulasi dan pengujian yang cermat selama kurang lebih satu tahun sebelum akhirnya diperkenalkan ke pasar.

Bangun Bisnis Reseller dengan Misi Sosial

Selain fokus pada ekspansi geografis, Marnia juga berupaya memperluas jaringan distribusinya melalui program reseller yang menyasar generasi muda, khususnya perempuan. Perusahaan menawarkan tiga paket kemitraan reseller: Gold, Silver, dan Bronze. Strategi ini tidak hanya bertujuan memperluas jangkauan distribusi, tetapi juga membuka peluang kewirausahaan bagi para konsumen.

“Siapa pun yang berkontribusi menjadi reseller Marnia, sebenarnya dia sedang bekerja untuk kebaikan, karena Marnia ini diluncurkan bukan hanya untuk bisnis semata, melainkan juga untuk sosial,” jelas Marniati. Program reseller ini menjadi salah satu kanal penting bagi Marnia untuk mempercepat penetrasi pasar tanpa harus sepenuhnya bergantung pada jaringan penjualan konvensional.

Lebih lanjut, Marnia mengintegrasikan konsep bisnis dengan misi sosial. Marniati mengungkapkan bahwa sebagian dari keuntungan penjualan produk direncanakan akan dialokasikan untuk mendukung yayasan dan lembaga sosial, dengan fokus utama pada bidang pendidikan dan kesehatan. “Kita sudah membuat satu keputusan, di dalam produk Marnia ada saham 30% untuk mereka yang membutuhkan, seperti anak-anak penderita kanker dan jantung, serta beasiswa untuk anak yang tidak mampu,” pungkas Marniati.