DailyFX.ID — JAKARTA – PT Nawasena Nugra Investama sedang dalam tahap negosiasi untuk mengakuisisi saham mayoritas pada emiten yang bergerak di bidang akademi pendidikan, pelatihan keterampilan vokasi, perhotelan, kapal pesiar, hingga tata boga dan restoran, yaitu PT Idea Indonesia Akademi Tbk (IDEA).
Pengumuman mengenai proses negosiasi ini disampaikan langsung oleh manajemen Nawasena melalui keterangannya yang diterbitkan di Koran Investor Daily pada Selasa, 16 September 2026. Nawasena berencana untuk mengambil alih sebanyak 707.322.700 lembar saham, yang setara dengan 66,58% dari total saham IDEA. Saham tersebut saat ini dimiliki oleh para pemegang saham pengendali, yakni Eko Desriyanto dan PT Idea Asia Investama.
“Pada saat ini, pembeli dan penjual masih melakukan negosiasi dan pembahasan secara langsung terkait rencana pengambilalihan termasuk beberapa aspek transaksi yang belum mencapai kesepakatan final antara lain nilai akhir transaksi dan jadwal penyelesaian rencana pengambilalihan,” ungkap manajemen Nawasena.
Tujuan utama di balik rencana akuisisi ini adalah untuk mendukung ekspansi dan pengembangan kegiatan usaha Nawasena melalui IDEA. Nawasena sendiri merupakan sebuah perusahaan holding yang berfokus pada aktivitas investasi dan berlokasi di Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Manajemen Nawasena menegaskan bahwa hingga proses negosiasi ini berjalan, pihaknya belum memiliki saham IDEA, baik secara langsung maupun tidak langsung. Namun, setelah akuisisi berhasil diselesaikan, Nawasena dipastikan akan menjadi pengendali baru IDEA dan selanjutnya siap untuk menggelar penawaran tender wajib atau mandatory tender offer (MTO).
“Pelaksanaan rencana pengambilalihan maupun MTO akan dilaksanakan dengan tetap mengacu dan tunduk pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku termasuk peraturan di bidang pasar modal,” tegas manajemen Nawasena.
Gelar RUPSLB untuk Pembahasan Strategis
Bersamaan dengan rencana akuisisi yang sedang bergulir, manajemen IDEA juga tengah mempersiapkan penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Rapat ini dijadwalkan akan dilaksanakan pada Jumat, 23 Oktober 2026. Meskipun demikian, perseroan belum merinci agenda spesifik yang akan dibahas dalam RUPSLB tersebut. Pemanggilan rapat secara resmi akan dilakukan pada Kamis, 1 Oktober 2026, melalui situs resmi Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan Bursa Efek Indonesia (BEI).
Pemegang saham yang berhak untuk hadir dan memberikan suara dalam RUPSLB adalah mereka yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) IDEA per penutupan perdagangan saham pada Rabu, 30 September 2026. Manajemen IDEA juga memberikan kesempatan kepada para pemegang saham untuk mengajukan usulan mata acara rapat paling lambat tujuh hari sebelum tanggal pemanggilan RUPSLB.
Di tengah dinamika rencana perubahan pengendali ini, saham IDEA dilaporkan mengalami kenaikan sebesar 9 poin atau 9,68%. Pada penutupan perdagangan efek Rabu, 16 September 2026, saham IDEA diperdagangkan di level Rp102. Sebanyak 57,82 juta saham berpindah tangan melalui 2.180 kali transaksi, dengan total nilai mencapai Rp5,77 miliar.
Ikuti DailyFX.ID
