DailyFX.ID — JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga, subholding downstream PT Pertamina, terus berupaya memperkuat tata kelola dalam pengadaan energi, meliputi minyak mentah, BBM, dan LPG, serta memastikan kelancaran distribusinya ke seluruh penjuru Indonesia.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyatakan bahwa perusahaan telah mengambil langkah-langkah strategis dan antisipatif untuk mencegah gangguan serta intervensi dari pihak yang tidak bertanggung jawab dalam proses pengadaan dan distribusi energi.
“Dalam melaksanakan proses bisnis, baik secara operasional maupun dalam proses pengadaan, Pertamina Patra Niaga menjunjung tinggi transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan fairness (TARIF) untuk memastikan tidak adanya pelanggaran code of conduct ataupun conflict of interest,” ujar Roberth dalam keterangan resminya, Selasa (22/9/2026).
Untuk menjamin tata kelola yang transparan, akuntabel, berintegritas, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan, Pertamina Patra Niaga secara aktif berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan Kepolisian.
Pertamina Patra Niaga juga menegaskan keterbukaannya untuk menjalin kerja sama kemitraan maupun sebagai penyedia barang dan jasa dengan pihak manapun, selama sesuai dengan pedoman dan aturan yang berlaku.
Masyarakat yang mengetahui atau menemukan informasi terkait adanya gangguan dan intervensi terhadap operasional perusahaan diimbau untuk segera menghubungi pusat kontak Pertamina.
Roberth menambahkan, Pertamina Patra Niaga memegang peran strategis dalam mendukung ketahanan dan swasembada energi nasional melalui penyediaan dan distribusi energi yang merata di seluruh wilayah Indonesia.
Ikuti DailyFX.ID
