— JAKARTA – PT Pertamina (Persero) secara berkelanjutan memperkuat sistem keamanan dan pelindungan data perusahaan. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap meningkatnya kompleksitas ancaman siber yang dihadapi, guna memastikan keamanan informasi serta kelancaran operasional dan layanan kepada masyarakat.

Perusahaan menerapkan sistem pengamanan dan pemantauan yang berlapis. Ini mencakup deteksi dini potensi ancaman, penguatan pertahanan siber, serta kesiapan dalam menangani insiden keamanan informasi yang mungkin terjadi.

Menyikapi adanya informasi mengenai dugaan insiden siber, Pertamina saat ini tengah melakukan proses verifikasi dan investigasi secara menyeluruh. Tujuannya adalah untuk memastikan kondisi sebenarnya serta mengidentifikasi dampak yang ditimbulkan dari dugaan insiden tersebut.

Pertamina juga aktif berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait dalam proses penanganan dan pendalaman lebih lanjut terhadap isu ini.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menekankan pentingnya keamanan informasi dalam menjaga keandalan operasional perusahaan. “Pertamina secara terus-menerus memperkuat sistem pengamanan dan monitoring keamanan serta keandalan sistem untuk mendukung kelancaran operasional dan memastikan layanan kepada masyarakat tetap optimal,” ujar Baron di Jakarta, Kamis (24/09/2026).

Baron menambahkan bahwa Pertamina menjamin setiap potensi insiden ditangani sesuai dengan prosedur dan standar keamanan yang telah ditetapkan.

Seluruh perkembangan informasi terkait isu ini akan disampaikan kepada publik berdasarkan hasil verifikasi dan investigasi yang telah terkonfirmasi, sehingga informasi yang diterima masyarakat selalu bersumber dari fakta yang akurat.