DailyFX.ID — Soraya Intercine Films tengah memproduksi film prekuel berjudul 5cm: Revolusi Hati dengan pendekatan yang berbeda dari film 5cm yang tayang pada 2012. Jika film pertama berfokus pada perjalanan persahabatan menuju Gunung Semeru, prekuel ini akan membawa penonton ke masa SMP tokoh Zafran, dengan sebagian besar pengambilan gambar dilakukan di kawasan laut.
Film 5cm orisinal yang dirilis pada 12 Desember 2012 merupakan adaptasi novel karya Donny Dhirgantoro, disutradarai oleh Rizal Mantovani. Film tersebut dibintangi oleh Herjunot Ali sebagai Zafran, Fedi Nuril sebagai Genta, Raline Shah sebagai Riani, Denny Sumargo sebagai Arial, Igor Saykoji sebagai Ian, dan Pevita Pearce sebagai Dinda. Ceritanya mengisahkan lima sahabat yang kembali berkumpul setelah tiga bulan tidak berkomunikasi, lalu melakukan perjalanan ke puncak Gunung Semeru. Film ini berhasil meraih beberapa nominasi di Festival Film Indonesia (FFI) 2013, termasuk “Film Terbaik” dan “Sutradara Terbaik”, serta memenangkan “Sinematografi Terbaik” untuk Yudi Datau.
Berbeda dengan film sebelumnya, 5cm: Revolusi Hati akan menengok masa lalu Zafran saat ia masih duduk di bangku SMP, sebelum ia bertemu dengan Genta, Riani, Arial, Ian, dan membentuk lingkar persahabatan yang menjadi inti cerita film pertama. “Ini adalah prekuel dari film sebelumnya. Ini cerita Zafran sebelum ketemu teman-temannya,” ujar produser Sunil Soraya.
Film yang disutradarai oleh Emil Heradi ini memilih laut sebagai salah satu latar utama. Sunil menjelaskan bahwa pemilihan lokasi ini didasarkan pada kebutuhan cerita. “Cerita 5cm itu selalu ada unsur Indonesia, unsur alam, dan unsur persahabatan. Kami tidak memisahkan lokasi dengan cerita. Ceritanya membutuhkan lokasi ini, makanya kami memilih lokasi ini,” tuturnya.
Produksi di laut menghadirkan tantangan yang berbeda dibandingkan pengambilan gambar di pegunungan. Proses syuting di laut sangat bergantung pada cuaca dan kondisi ombak, serta memerlukan kapal, perlengkapan pendukung, dan pengamanan ekstra bagi pemain serta kru. Sunil mengungkapkan bahwa beberapa adegan mengambil latar badai di tengah laut. Dari segi biaya, ia menyebutkan bahwa produksi di laut cenderung lebih besar daripada syuting di gunung. “Kalau laut sangat berbahaya karena laut itu luas. Kami juga ada adegan badai dan lain-lain di tengah laut dan syutingnya dengan cuaca yang cukup sulit. Kalau budget, mungkin di laut lebih,” ucapnya.
Untuk mendukung pengambilan gambar, tim produksi mengombinasikan syuting langsung di laut, penggunaan water tank, sistem hidrolik, dan CGI. Efek visual digunakan terutama untuk melengkapi adegan yang sulit atau terlalu berisiko dilakukan secara langsung. Sunil menambahkan bahwa penggunaan CGI diupayakan seminimal mungkin. Untuk adegan berisiko tinggi, produksi memilih membangun kondisi yang lebih terkontrol demi menjaga keselamatan pemain dan kru.
Karakter Zafran muda diperankan oleh Roman King, menggantikan Herjunot Ali yang memerankan karakter tersebut di film 2012. Film ini juga melibatkan Rachel Aseelah, Wironggo Vercaemer, Olivia Morrison, Ali Fikry, dan Bima Sena. Roman mengaku tidak berusaha meniru sepenuhnya Zafran versi film pertama. Ia diarahkan untuk mencari interpretasi Zafran pada usia SMP yang tetap dapat terhubung dengan karakter dewasanya, mengingat periode kehidupan yang berbeda.
Persiapan para pemain dilakukan selama berbulan-bulan melalui proses reading dan pendalaman karakter. Untuk kebutuhan adegan bawah air, mereka mengikuti latihan scuba diving dan freediving bersama tim profesional. Sejumlah pemain dilaporkan telah memperoleh lisensi menyelam. Meskipun demikian, tim produksi tetap menyiapkan tim bawah air dan tim penyelamat selama proses pengambilan gambar berlangsung.
Sutradara Emil Heradi menyatakan bahwa pendekatan cerita lebih menekankan pada pengalaman emosional karakter daripada perbedaan periode waktu. Menurutnya, pengalaman tentang persahabatan dan keinginan untuk terus bersama teman merupakan tema yang tetap relevan meskipun latar waktunya berbeda. Produksi 5cm: Revolusi Hati memakan waktu sekitar dua bulan. Setelah syuting selesai, film ini memasuki tahap penyuntingan, pengerjaan musik, dan pascaproduksi.
Pihak produksi juga tengah menyiapkan soundtrack baru yang dibuat khusus untuk film ini. 5cm: Revolusi Hati ditargetkan untuk tayang pada akhir 2026, namun tanggal rilis resminya belum diumumkan.
Ikuti DailyFX.ID
