— JAKARTA – PT Kencana Satu Nuswapada (Prominence), sebuah digital hub teknologi nasional, secara resmi mengumumkan tahap awal peluncuran Pemuda.ai. Solusi ini merupakan platform Token-as-a-Service (TaaS) yang dirancang untuk memberikan fleksibilitas kepada para pengembang (developer), korporasi (enterprise), sektor publik, serta instansi pemerintahan. Tujuannya adalah untuk memungkinkan pengaturan kuota token AI, mengoptimalkan efisiensi biaya, serta menyederhanakan proses transaksi dan administrasi secara transparan di Indonesia.

Tahap awal peluncuran ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) strategis secara simbolis. Kerja sama ini melibatkan Onno Center, sebuah pusat pengembangan dan literasi teknologi yang dipimpin oleh pakar Teknologi Informasi (IT) nasional Onno W. Purbo, serta mendapat dukungan dari tokoh telekomunikasi nasional, Rudolf Nainggolan.

Director & Founder Prominence, Edi Sugianto, menyatakan, “Melalui soft launching Pemuda.ai dan layanan Token-as-a-Service, kami hadir untuk menjawab kebutuhan developer serta enterprise dalam pengelolaan ekosistem AI secara efisien di Indonesia. Sinergi melalui penandatanganan MoU bersama Onno Center akan menjadi motor penggerak dalam merancang use case dan inovasi AI aplikatif ke depannya.”

Melalui kerja sama ini, Pemuda.ai memperkuat komitmen jangka panjangnya. Platform ini tidak hanya menyediakan layanan teknologi, tetapi juga aktif berkolaborasi dalam riset, edukasi, serta implementasi solusi strategis yang berakar pada kecerdasan artifisial untuk memenuhi kebutuhan riil masyarakat dan industri di Indonesia.

Founder Onno Center, Onno W. Purbo, menambahkan, “Inisiatif ini sejalan dengan misi kami di Onno Center untuk terus mendorong kemandirian teknologi terbuka. Pemuda.ai memberikan akses dan tata kelola token yang sangat dibutuhkan oleh komunitas dan industri di Indonesia.”

Pengembangan Pemuda.ai sejalan dengan fokus Indonesia untuk memperkuat kemandirian teknologi AI nasional. Hal ini menekankan pentingnya membangun ekosistem AI yang mencakup model AI lokal, infrastruktur komputasi, serta penguatan talenta digital sebagai bagian dari upaya menuju kemandirian atau sovereign AI.

Rudolf Nainggolan mengungkapkan, “Dunia telekomunikasi dan enterprise di Indonesia harus bergerak cepat menyongsong era kecerdasan buatan. Platform seperti Pemuda.ai yang didukung ekosistem Prominence akan menjadi fondasi yang sangat kuat bagi kemandirian dan penguatan digital nasional.”

Perjalanan kolaborasi ini selanjutnya akan berlanjut pada peluncuran skala nasional yang dijadwalkan bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2026. Momen ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dan mendorong pemanfaatan AI yang semakin aplikatif, inklusif, dan relevan bagi kebutuhan Indonesia.