— Prudential Indonesia mengadopsi kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat berbagai proses layanan, khususnya dalam penanganan klaim medis. Langkah ini sejalan dengan semakin dekatnya teknologi AI dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di sektor keuangan dan asuransi, yang berpotensi menyederhanakan pengolahan informasi dan berbagai alur kerja.

Pemanfaatan AI ini dilakukan dengan tetap memperhatikan kekhawatiran konsumen terkait penggunaan data pribadi dan privasi. Berdasarkan data PwC Indonesia Voice of the Consumer 2025, sebanyak 91% konsumen Indonesia mengkhawatirkan dampak AI terhadap data pribadi mereka, sementara 89% menyoroti kurangnya regulasi dan tata kelola AI. Hal ini menunjukkan pentingnya perusahaan memastikan penggunaan AI yang aman dan bertanggung jawab.

Prudential Indonesia menerapkan pendekatan yang seimbang dalam pemanfaatan AI, dengan memastikan setiap implementasi melalui pengawasan, evaluasi risiko, serta pengendalian yang sesuai dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Chief Digital & Technology Officer Prudential Indonesia, Pradeep Grewal, menyatakan bahwa AI pada dasarnya adalah teknologi yang membantu manusia bekerja lebih baik.

“Kami percaya bahwa AI memiliki potensi besar untuk membantu manusia bekerja lebih efektif dan menciptakan solusi yang lebih baik bagi masyarakat. Namun, teknologi hanyalah instrumen pendukung, yang terpenting adalah bagaimana manusia menggunakannya secara bijak untuk memberikan dampak positif,” ujar Pradeep.

Ia juga menekankan bahwa semakin besar kemampuan dan penggunaan AI, semakin penting bagi perusahaan untuk memiliki sistem pengamanan yang tepat dalam penggunaannya. Dalam diskusi Risk Awareness Series 2026, David Formula dari PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyoroti pentingnya kontrol, keterlibatan fungsi risiko dan kepatuhan, serta perlindungan data dalam penerapan AI. Sementara itu, Marshall Pribadi dari Privy menekankan pentingnya keaslian identitas di era perkembangan AI.

Bagi Prudential Indonesia, pemanfaatan AI bertujuan menghadirkan layanan yang lebih cepat, mudah diakses, dan relevan bagi nasabah. “Bagi kami, pemanfaatan AI bukan sekadar tentang teknologi, melainkan menghadirkan kombinasi terbaik antara kecerdasan teknologi dan empati manusia untuk memberikan pengalaman yang lebih baik bagi Nasabah. Setiap penerapannya harus kembali pada satu tujuan, yaitu memberikan manfaat yang nyata bagi Nasabah dan membantu kami melayani mereka dengan lebih baik,” jelas Pradeep.

Teknologi AI diterapkan di berbagai tahap perjalanan nasabah, mulai dari pengajuan asuransi hingga layanan purna jual. Prudential Indonesia melihat AI sebagai alat bantu untuk meningkatkan kualitas dan kecepatan layanan. Namun, keputusan yang berdampak pada nasabah tetap melibatkan pengawasan dan penilaian manusia untuk memastikan keadilan, akurasi, dan empati.

Salah satu implementasi AI yang signifikan adalah pada proses klaim medis. AI membantu menganalisis pola klaim secara lebih cepat dan menyeluruh, mengidentifikasi indikasi penyalahgunaan, serta meningkatkan akurasi penilaian klaim, yang didukung oleh analisis manusia. Hal ini diharapkan memberikan pengalaman klaim yang lebih baik tanpa mengesampingkan integritas proses.

Untuk mendukung tenaga pemasar dan nasabah, Prudential menghadirkan SahabatPRU, sebuah AI Power Chatbot untuk mempermudah akses informasi seputar manfaat dan layanan produk. Nasabah juga dapat mengakses informasi polis dan melakukan berbagai transaksi secara mandiri selama 24 jam melalui aplikasi PRUServices, termasuk mengajukan reimbursement tanpa formulir fisik dan memantau status klaim.

Pradeep menambahkan, Prudential Indonesia sangat memperhatikan rasa aman nasabah dalam setiap proses. Pemanfaatan AI memperhatikan persetujuan nasabah, perlindungan data pribadi, serta tata kelola data yang bertanggung jawab. Perusahaan hanya menggunakan AI yang telah disetujui dan dikelola dalam lingkungan yang terkontrol untuk menjaga informasi nasabah.

Pemanfaatan AI yang bertanggung jawab dianggap sebagai investasi dalam membangun kepercayaan nasabah. Dengan inovasi yang berpusat pada kebutuhan dan perlindungan nasabah, Prudential Indonesia berkomitmen memberikan layanan yang memberi manfaat nyata dalam setiap perjalanan hidup nasabah, sesuai dengan prinsip “Janji, jadi nyata”.