DailyFX.ID — JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan pergerakan yang fluktuatif setelah pelantikan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa pada Senin, 14 September 2026. Sempat melonjak setelah pengumuman, IHSG akhirnya ditutup melemah tipis.
Setelah proses pelantikan, IHSG sempat mencatatkan kenaikan sebesar 5,37 poin atau 0,08% ke level 6.546,74, setelah sebelumnya sempat tertekan jatuh lebih dari 1%. Namun, pada penutupan perdagangan hari ini, IHSG melemah tipis 6,68 poin atau 0,1% ke posisi 6.534,69.
Senior Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, menilai bahwa penguatan IHSG pasca-pelantikan mengindikasikan meredanya ketidakpastian akibat rumor perombakan menteri keuangan. Meski demikian, Nafan menambahkan bahwa penguatan tersebut belum cukup untuk menyimpulkan pasar sepenuhnya menyambut pergantian tersebut.
“Dari perspektif pasar, penguatan IHSG setelah pengumuman menunjukkan bahwa uncertainty premium akibat rumor reshuffle mulai mereda, sehingga pelaku pasar kemungkinan melihat transisi tersebut tidak sebagai ancaman langsung terhadap stabilitas fiskal maupun perekonomian,” ujar Nafan kepada Investor Daily, Senin (14/9/2026).
Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan pada hari yang sama. Suahasil Nazara sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan, sehingga bukan merupakan figur baru di lingkungan Kementerian Keuangan.
Menurut Nafan, pengalaman Suahasil Nazara di lingkungan kementerian tersebut dinilai dapat menjaga kontinuitas kebijakan fiskal di tengah pergantian kepemimpinan.
Waspada Faktor Eksternal
Meskipun demikian, Nafan mengingatkan agar penguatan IHSG perlu dicermati dalam konteks faktor eksternal yang juga memengaruhi pasar. Salah satunya adalah antisipasi keputusan suku bunga The Fed yang dijadwalkan pada 16 September 2026.
Oleh karena itu, Nafan berpendapat belum sepenuhnya tepat jika seluruh penguatan indeks dikaitkan hanya dengan perombakan menteri keuangan. Untuk sementara, ia menilai respons pasar terhadap pergantian tersebut cenderung bersifat positif atau setidaknya netral-positif.
“Jadi, untuk sementara saya menilai respons pasar terhadap pergantian Menkeu cenderung positif atau setidaknya netral-positif,” katanya.
Nafan menekankan, indikator-indikator seperti keberlanjutan penguatan IHSG, pergerakan nilai tukar rupiah, serta kinerja saham-saham perbankan perlu dicermati lebih lanjut untuk melihat apakah sentimen positif tersebut dapat bertahan dalam jangka waktu yang lebih panjang.
Ikuti DailyFX.ID
