DailyFX.ID — JAKARTA – Masalah kesehatan gigi dan mulut di Indonesia masih menunjukkan angka yang tinggi. Data dari Kementerian Kesehatan melalui Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) per Oktober 2025 mencatat bahwa 41,9% peserta dewasa mengalami karies atau gigi berlubang.
Country Manager usmile Indonesia dan Malaysia, Michelle, menjelaskan bahwa kandungan dalam pasta gigi dapat berperan penting dalam mendukung perawatan gigi. Salah satunya adalah tetrasodium pyrophosphate, yang diklaim dapat membantu mengurangi noda menempel kembali pada permukaan gigi.
Michelle menambahkan, usmile Strength White merupakan salah satu produk yang mengombinasikan beberapa bahan untuk membersihkan noda permukaan gigi. “Usmile Strength White, misalnya, memadukan tetrasodium pyrophosphate, baking soda, dan calcium carbonate dalam formulanya,” ungkap Michelle dalam keterangan pers, Sabtu (19/9/2026).
Baking soda dikenal efektif membersihkan noda permukaan gigi, sementara calcium carbonate berfungsi sebagai bahan abrasif yang membantu proses pembersihan. Kombinasi ini dirancang untuk perawatan gigi yang lebih optimal.
Selain masalah gigi berlubang, kesehatan mulut juga mencakup persoalan bau napas. Kementerian Kesehatan melaporkan bahwa hampir separuh peserta CKG menghadapi masalah gigi dan mulut, termasuk gigi goyang dan gusi turun. Kondisi ini seringkali berkaitan dengan halitosis atau bau mulut.
Faktor lokal seperti kebersihan mulut yang buruk, penumpukan plak, karies, gingivitis, dan periodontitis diidentifikasi oleh Kemenkes sebagai pemicu utama halitosis.
Untuk mengatasi bau mulut, usmile Fresh White menggunakan kombinasi Apple Polyphenols dan Zinc Glycinate. Bahan-bahan ini diklaim dapat menghambat proses yang berkaitan dengan senyawa penyebab bau serta mengikat senyawa sulfur yang menimbulkan aroma tidak sedap.
Michelle mengamati adanya peningkatan kebutuhan produk oral care dengan manfaat spesifik di pasar Indonesia, yang tercermin dari pertumbuhan penjualan usmile Indonesia. Penjualan e-commerce perusahaan melonjak 182% selama periode Ramadan Februari-Maret 2026, diikuti peningkatan 31% pada Juni dan 62% pada Juli 2026.
“Pertumbuhan penjualan usmile sepanjang 2026 menunjukkan bahwa konsumen Indonesia semakin terbuka terhadap produk oral care dengan manfaat yang lebih spesifik. Konsumen kini mulai memperhatikan bukan hanya fungsi produk, tetapi juga kandungan dan teknologi di baliknya,” ujar Michelle.
Ikuti DailyFX.ID
