DailyFX.ID — Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa transaksi pembayaran digital di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Pada Agustus 2026, volume transaksi pembayaran digital tercatat mencapai 6,11 miliar, meningkat 40,36% secara tahunan (year on year/yoy). Pertumbuhan pesat ini didukung oleh semakin luasnya adopsi layanan pembayaran digital oleh masyarakat, serta peningkatan jumlah pengguna dan merchant.
Salah satu metode pembayaran yang mengalami lonjakan luar biasa adalah QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Transaksi QRIS tercatat tumbuh sebesar 67,28% secara tahunan. Gubernur BI, Destry Damayanti, menyampaikan bahwa pertumbuhan ini didukung oleh perluasan akseptasi pembayaran digital secara umum.
“Volume transaksi pembayaran digital mencapai 6,11 miliar transaksi atau tumbuh 40,36% year on year pada Agustus 2026 dan didukung oleh perluasan akseptasi pembayaran digital,” ujar Destry dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI di Jakarta, Rabu (23/9/2026).
Destry menambahkan, “Termasuk transaksi QRIS yang tumbuh tinggi mencapai 67,28% year on year didukung dengan peningkatan jumlah pengguna dan merchant.”
Selain QRIS, layanan perbankan digital lainnya juga menunjukkan tren positif. Volume transaksi mobile banking meningkat 47,08% secara tahunan, sementara transaksi melalui internet banking tumbuh 15,12%.
Peningkatan penggunaan pembayaran digital juga tercermin pada layanan BI-FAST. Sepanjang Agustus 2026, BI-FAST mencatat 549 juta transaksi, tumbuh 37,72% secara tahunan. Nilai transaksi BI-FAST mencapai Rp 1.346 triliun pada periode yang sama.
Sementara itu, layanan BI-RTGS mencatat nilai transaksi sebesar Rp 16.545 triliun. Namun, terjadi penurunan nilai transaksi sebesar 3,64% secara tahunan, dengan volume transaksi turun 1,78% menjadi 0,86 juta transaksi.
Di kancah internasional, QRIS Cross-Border mendapatkan penghargaan di Amerika Serikat. Penghargaan ini diberikan atas pengembangan sistem pembayaran lintas negara yang dinilai sebagai salah satu pelopor sistem pembayaran lintas batas.
“Saya juga ingin menyampaikan kabar gembira untuk Indonesia karena QRIS kita kemarin mendapatkan penghargaan internasional terkait dengan QRIS Cross-Border, jadi dianggap juga sebagai salah satu pelopor lah ya,” ungkap Destry.
Destry mengapresiasi perkembangan pesat QRIS yang tidak lepas dari dukungan masyarakat, industri sistem pembayaran, pemerintah, serta kementerian dan lembaga terkait. “Jadi ini suatu penghargaan yang sangat membanggakan bukan hanya untuk Bank Indonesia, tapi ini adalah juga untuk Indonesia, karena perkembangan QRIS yang begitu cepat,” pungkasnya.
Ikuti DailyFX.ID
