USD Menguat, Wall Street Tertahan Dokumen FinCEN

Dalam perdagangan hari ini terjadi aksi jual massal menempa bursa saham AS minggu ini.

Sementara pelaku pasar cemas hadapi berita berkaitan kembalinya ramainya penebaran masalah COVID-19 dan terbukanya satu skandal perbankan level internasional.

Sejumlah mata uang besar high risk ikut tergelincir, sedang asset safe haven likuid dollar AS saat ini sedang mengalami penguatan secara relevan.

Memasuki session awal perdagangan New York 21/9, DXY telah bergerak naik lebih dari 0.7 % ke posisi 93.70-an. Mata uang besar non-USD mengalami penurunan drastis, dengan pasangan AUD/USD serta NZD/USD mencatatkan pengurangan lebih dari 1 % dalam waktu singkat.

USD Semakin Kuat

Buzzfeed News memberikan laporan setelah menerima laporan yang menguraikan terkait beberapa tindakan memakai bank-bank besar untuk mendanai intimidasi serta pencucian uang, dan kegagalan pemerintah untuk menanganinya.

Dokumen yang dikatakan sebagai Dokumen FinCEN diklaim berisi beberapa ribu laporan kesibukan meresahkan yang menunjukkan bagaimana skema pembayaran perbankan yang memiliki peranan penting dalam tindakan korupsi dan beberapa kesediaan pihak AS yang terabaikan.

satu diantara  bank yang disebutkan  untuk penerima uang tidak halal paling besar dalam masalah ini ialah Deutsche Bank, salah satu perusahaan keuangan multinasional bank paling besar di Jerman. Tidak salah, launching FinCEN Files memberikan pengaruh besar terhadap laju bursa ekuitas..

Indeks Dow Jones tergelincir hampir 3% selekasnya sesudah pembukaan. Investor serta trader cemas terkait kewenangan AS akan mengaplikasikan sangsi berat pada bagian perbankan yang telah babak belur.

Beberapa bank yang terpapar dalam laporan itu belum seutuhnya sembuh dari kritis keuangan 2008, dan sekarang sedang harus menjalani cobaan dengan pengaruh pandemi COVID-19 dan yang paling parah suku bunga rendah.

Disamping itu, beberapa informasi lain kian memperburuk sentimen pasar. Nikola Trevor Milton mudur dan melepas jabatan karena masuk dalam dakwaan penipuan.

Nikola salah satu produsen otomotif ramah lingkungan yang sudah terkenal di AS dan untuk kepemilikan sahamnya telah masuk ke Nasdaq.

Presiden Fed Dallas, Robert Kaplan, memberikan kebjakannya jika valuasi pasar saham Amerika Serikat saat ini sedang tinggi dan kian bertambah sehat jika sudah menjalani revisi.

Leave a Comment

Copyright © 2020. All Rights Reserved. DailyFX.ID
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. DailyFX.ID tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.