DailyFX.ID — WASHINGTON – Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) secara resmi menghentikan sementara pemrosesan visa imigran dari seluruh dunia. Langkah ini diambil sebagai bagian dari program pelatihan tambahan bagi para petugas konsuler di berbagai perwakilan AS.
Menurut laporan Financial Times, program pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan petugas dalam melakukan evaluasi dan pemeriksaan yang lebih menyeluruh, mendalam, dan konsisten terhadap setiap pemohon visa. Hingga kini, Departemen Luar Negeri AS belum mengumumkan secara pasti kapan sesi wawancara bagi pemohon visa akan kembali dibuka.
Penangguhan ini terjadi hanya berselang seminggu setelah seorang hakim federal membatalkan kebijakan sebelumnya yang diberlakukan oleh Presiden AS Donald Trump, yang membatasi penerimaan permohonan imigran dari 75 negara. Pengetatan dan penyesuaian prosedur imigrasi AS ini mencerminkan dinamika hukum dan politik yang ketat di Washington.
Kebijakan administrasi Presiden Donald Trump sebelumnya memang sering kali berfokus pada penguatan keamanan nasional dan pengetatan kriteria penyaringan (screening) bagi warga negara asing yang berkeinginan untuk menetap di AS. Pembatasan masuk bagi imigran dari 75 negara sempat diberlakukan dengan alasan evaluasi risiko keamanan dan beban sistem kesejahteraan.
Keputusan hakim federal yang membatalkan larangan tersebut secara efektif memaksa Departemen Luar Negeri AS untuk menyelaraskan kembali standar pemeriksaan pemohon visa. Salah satu upaya penyelarasan tersebut adalah melalui program pelatihan intensif yang kini sedang dijalani oleh para diplomat dan petugas konsuler di seluruh dunia.
Ikuti DailyFX.ID
