DailyFX.ID — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan mengalami pelemahan pada perdagangan Selasa, 22 September 2026. Pada penutupan Senin (21/9/2026), IHSG tercatat melemah 56,4 poin atau 0,88% ke level 6.384,7.
Kondisi pasar di Asia menunjukkan variasi. Kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong berada di level 25.118, sedikit di atas penutupan terakhir indeks di 25.042,71. Sementara itu, pasar saham Jepang libur nasional pada hari Selasa.
Berbeda dengan IHSG, indeks-indeks saham di Wall Street menunjukkan performa positif pada perdagangan Senin (21/9/2026). Saham-saham teknologi menjadi pendorong utama penguatan, didukung oleh kenaikan harga minyak dan imbal hasil obligasi Amerika Serikat. Nasdaq Composite bahkan berhasil mencetak rekor penutupan tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH).
Menyikapi dinamika pasar tersebut, sejumlah analis memberikan rekomendasi saham pilihan untuk aktivitas trading pada hari ini, lengkap dengan target harganya.
Rekomendasi Mandiri Sekuritas
Mandiri Sekuritas menyarankan beberapa saham dengan rekomendasi ‘Buy’:
- MAPA: Harga penutupan 700, target harga 720, stop loss/reversal 690, support 690, dan resistance 720.
- WIIM: Harga penutupan 1.470, target harga 1.500, stop loss/reversal 1.455, support 1.455, dan resistance 1.500.
- SILO: Harga penutupan 2.060, target harga 2.110, stop loss/reversal 2.030, support 2.030, dan resistance 2.110.
Rekomendasi BNI Sekuritas
BNI Sekuritas merekomendasikan enam saham pilihan dengan strategi ‘Spec Buy’:
- TPIA: Area beli di 1.880-1.870, target dekat 1.910-1.935, dan cutloss di bawah 1.845.
- BULL: Area beli di 404-400, target dekat 410-416, dan cutloss di bawah 396.
- BIPI: Area beli di 150-148, target dekat 152-154, dan cutloss di bawah 147.
- ARKO: Area beli di 4.090-4.070, target dekat 4.160-4.200, dan cutloss di bawah 4.050.
- MEDC: Area beli di 1.475-1.460, target dekat 1.500-1.520, dan cutloss di bawah 1.445.
- COIN: Area beli di 850-840, target dekat 865-875, dan cutloss di bawah 830.
Rekomendasi MNC Sekuritas
MNC Sekuritas menjagokan empat saham dengan rekomendasi ‘Trading Buy’ dan ‘Buy on Weakness’:
- ASII: ‘Trading Buy’ pada rentang 4.790-4.820 dengan target harga 4.990 dan 5.200. Stoploss ditetapkan di bawah 4.770. Analisis menyebutkan ASII terkoreksi ke 4.820 disertai volume pembelian, namun masih tertahan oleh Moving Average 20 (MA20). Posisi ASII diperkirakan berada di awal wave [c] dari wave B.
- BBNI: ‘Buy on Weakness’ pada rentang 3.440-3.550 dengan target harga 3.720 dan 3.880. Stoploss di bawah 3.400. BBNI terkoreksi 0,82% ke 3.620 di bawah tekanan jual dan tertahan oleh MA60. Posisi BBNI diperkirakan berada pada bagian dari wave (c) dari wave [b].
- DEWA: ‘Buy on Weakness’ pada rentang 334-352 dengan target harga 396 dan 434. Stoploss di bawah 326. DEWA terkoreksi 1,62% ke 364 di bawah tekanan jual. Posisi DEWA diperkirakan berada pada bagian dari wave C dari wave (B).
- HRTA: ‘Buy on Weakness’ pada rentang 2.040-2.100 dengan target harga 2.250 dan 2.380. Stoploss di bawah 2.000. HRTA terkoreksi 3,18% ke 2.130 disertai tekanan jual. Posisi HRTA diperkirakan berada pada bagian dari wave (c) dari wave [a].
Ikuti DailyFX.ID
