— Investor asing menunjukkan minat beli signifikan pada beberapa saham emiten pertambangan saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan pada penutupan perdagangan Jumat, 18 September 2026. IHSG tercatat turun 21,27 poin atau 0,33% ke level 6.441,1.

Berdasarkan data Stockbit, saham PT Antam Tbk (ANTM) menjadi primadona dengan catatan transaksi beli bersih (net buy) mencapai Rp 145,9 miliar. Posisi kedua ditempati oleh PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) dengan net buy Rp 63,8 miliar, disusul oleh PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) yang mencatatkan net buy Rp 54,3 miliar.

Sepuluh saham dengan nilai net buy terbesar dari investor asing pada perdagangan Jumat (18/9/2026) adalah sebagai berikut:

  • PT Antam Tbk (ANTM): Rp 145,9 miliar
  • PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS): Rp 63,8 miliar
  • PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA): Rp 54,3 miliar
  • PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI): Rp 31,4 miliar
  • PT Vale Indonesia Tbk (INCO): Rp 30,8 miliar
  • PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA): Rp 28,7 miliar
  • PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN): Rp 17,6 miliar
  • PT Bank Cimb Niaga Tbk (BNGA): Rp 16,4 miliar
  • PT Archi Indonesia Tbk (ARCI): Rp 12,6 miliar
  • PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL): Rp 12,5 miliar

Meskipun mencatat net buy pada saham-saham unggulan tersebut, secara keseluruhan investor asing membukukan transaksi jual bersih (net sell) senilai Rp 1,79 triliun di seluruh pasar pada hari yang sama. Net sell di pasar reguler tercatat sebesar Rp 1,78 triliun, sementara di pasar negosiasi dan tunai mencapai Rp 16,09 miliar.

Pada penutupan perdagangan Jumat, 18 September 2026, IHSG melemah 21,27 poin (0,33%) ke level 6.441,1. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 212 saham menguat, 464 saham melemah, dan 287 saham stagnan. Total nilai transaksi di bursa mencapai Rp 19,05 triliun.