DailyFX.ID — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami pelemahan pada penutupan perdagangan Jumat (18/9/2026). IHSG tercatat turun 21,27 poin atau 0,33% ke level 6.441,1.
Di tengah pelemahan indeks, beberapa saham dalam indeks LQ45 menunjukkan penguatan. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) menjadi salah satu saham dengan kenaikan tertinggi, melesat 4,8%. Selain itu, enam saham berhasil mencapai Auto Rejection Atas (ARA), yaitu NASI, TRUE, BAJA, KICI, BYAN, dan IDEA.
Saham-saham lain yang turut melonjak dan masuk dalam daftar top gainers menunjukkan kenaikan harga mulai dari 22% hingga 34%. Tercatat ada 212 saham yang menguat, 464 saham melemah, dan 287 saham lainnya stagnan. Total nilai transaksi di bursa pada hari itu mencapai Rp 19,05 triliun.
Satu sektor yang berhasil mencatatkan penguatan adalah sektor teknologi, dengan kenaikan sebesar 0,27%. Sebaliknya, sektor lainnya mengalami pelemahan. Sektor perindustrian turun 1,64%, properti 1,4%, kesehatan 1,12%, keuangan 0,93%, transportasi 0,91%, barang konsumen primer 0,85%, infrastruktur 0,82%, energi 0,51%, barang baku 0,18%, dan barang konsumen non-primer 0,16%.
Analis Pilarmas Investindo Sekuritas menyatakan bahwa investor masih mencermati sejumlah sentimen global. Hal ini mencakup perkembangan konflik di Timur Tengah, pergerakan harga minyak, serta arah kebijakan bank sentral Amerika Serikat (AS) dan Jepang.
Pergerakan harga minyak menjadi salah satu perhatian pasar setelah Arab Saudi mengambil langkah untuk melanjutkan aliran minyak melalui pipa East-West. Langkah ini dinilai meredakan kekhawatiran terhadap tekanan inflasi yang sebelumnya meningkat akibat gangguan pasokan energi.
Di sisi lain, pasar juga tengah mencerna kebijakan The Fed yang menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pekan ini. Sentimen dari Jepang juga menjadi perhatian, di mana Bank Sentral Jepang (BOJ) menaikkan suku bunga kebijakan sebesar 25 basis poin menjadi 1,25%. Investor kini mengamati langkah kebijakan BOJ selanjutnya di tengah meningkatnya tekanan inflasi dan upah.
Pilarmas juga menyebutkan bahwa pasar menantikan rencana pertemuan Presiden AS Donald Trump dengan para pemimpin negara-negara Teluk pada pekan depan, yang diharapkan membuka peluang upaya diplomatik untuk meredakan konflik di Timur Tengah. Rencana pertemuan Trump dengan Presiden China Xi Jinping juga menjadi sorotan investor.
Cuan Besar di Tengah Pelemahan IHSG
Meskipun IHSG mengalami pelemahan pada hari itu, terdapat lima saham yang memberikan keuntungan signifikan dengan kenaikan harga mencapai 22% hingga 34% dalam satu hari.
Saham-saham tersebut antara lain PT Wahana Inti Makmur Tbk (NASI) yang melesat 34,4% menjadi Rp 234, PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE) yang melonjak 34% menjadi Rp 67, dan PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) yang naik 25% menjadi Rp 350.
Selain itu, saham PT Kedaung Indah Can Tbk (KICI) meningkat 24,8% menjadi Rp 352, dan PT Wahana Pronatural Tbk (WAPO) terangkat 22,7% menjadi Rp 232.
Di sisi lain, beberapa saham mengalami penurunan drastis. PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) longsor 14,97% menjadi Rp 3.010, PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) ambles 14,9% menjadi Rp 1.450, dan PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) jatuh 14,8% menjadi Rp 1.840.
Saham PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) juga terpantau terjungkal 14,08% menjadi Rp 3.600, serta PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS) terkikis 12,12% menjadi Rp 174.
Ikuti DailyFX.ID
