— Investor asing melakukan aksi beli bersih atau net buy senilai Rp 77,5 miliar pada perdagangan saham sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis, 17 September 2026. Aksi ini berfokus pada saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).

Berdasarkan data dari BEI yang dirilis Stockbit Sekuritas, asing mencatatkan net buy saham BMRI sebesar Rp 142,6 miliar, dihitung berdasarkan harga rata-rata pada sesi I. Volume transaksi saham ini mencapai 32,9 juta lembar.

Aktivitas beli bersih ini terjadi di pasar reguler saat harga saham BMRI menunjukkan tren penguatan. Hingga berita ini ditulis, saham BMRI tercatat menguat 1,8% ke level Rp 4.340. Dalam sebulan terakhir, BMRI telah menguat 4,08%, meskipun secara year to date (ytd) saham ini masih terkoreksi 14,9%.

Data dari Bursa Efek Indonesia (IDX) mencatat, total saham BMRI yang ditransaksikan mencapai 65,14 juta lembar dengan frekuensi sebanyak 9.756 ribu kali. Nilai transaksi keseluruhan mencapai Rp 281,7 miliar.

Pergerakan asing pada hari ini berbanding terbalik dengan perdagangan pada Rabu, 16 September 2026. Pada hari sebelumnya, saham BMRI justru banyak dilepas oleh investor asing, dengan catatan net sell mencapai Rp 238,3 miliar.

CGS International Sekuritas Indonesia dalam catatannya untuk perdagangan Kamis (17/9/2026) memproyeksikan target terdekat saham BMRI berada di kisaran Rp 4.300 hingga Rp 4.340, yang mana harga saat ini telah berhasil menyentuh level tersebut. Secara teknikal, CGS International Sekuritas Indonesia mengidentifikasi area support saham BMRI berada di level Rp 4.220 hingga Rp 4.240.