— JAKARTA – PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA) menunjukkan komitmennya dalam pengembangan sumber daya manusia melalui Program Pemberdayaan Masyarakat yang bertajuk GAS CERDAS, singkatan dari Gerakan Ayo Sekolah: Ciptakan Edukasi, Relasi dan Dukungan Anak Sekolah.

Program ini lahir sebagai respons terhadap tantangan pendidikan yang kompleks di Kecamatan Air Upas, Kabupaten Ketapang. Data dari PGRI Kecamatan Air Upas tahun 2025 mencatat sebanyak 89 anak di wilayah tersebut putus sekolah. Melalui berbagai inisiatif, GAS CERDAS berupaya mengatasi permasalahan ini.

Inisiatif yang dijalankan mencakup Kelas Inspirasi, Parenting Kolaboratif, Kelas Kewirausahaan, PUSAKA (Pembelajaran Ekologi Berbasis Kearifan Lokal), serta dukungan pendidikan nonformal melalui Yayasan Zetta Learning Center. Tujuannya adalah meningkatkan motivasi belajar siswa, memperkuat peran keluarga dalam pendidikan, membekali generasi muda dengan keterampilan praktis, menanamkan nilai karakter, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan budaya lokal.

Direktur PT Cita Mineral Investindo Tbk, Yusak L. Pardede, menyatakan, “Melalui Program GAS CERDAS, kami ingin memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan, mengembangkan potensi diri, kepedulian terhadap lingkungan serta kebanggaan terhadap budaya lokal. Inilah bentuk komitmen kami untuk menciptakan pembangunan yang berkelanjutan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.”

Keberhasilan program ini diukur melalui pendekatan Social Return on Investment (SROI), yang menunjukkan nilai manfaat sosial sebesar 1,37 pada tahun 2026. Sebanyak 17 siswa telah mengikuti kelas inspiratif dan kelas industri untuk memperluas wawasan mengenai pendidikan lanjutan dan dunia kerja. Sementara itu, 17 orang tua atau wali murid berpartisipasi dalam parenting kolaboratif untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya pendampingan keluarga.

Dalam pengembangan keterampilan, 25 siswa mengikuti kelas kewirausahaan yang membekali mereka dengan kemampuan berwirausaha, kreativitas, dan pengolahan produk berbasis potensi lokal. Perusahaan juga memfasilitasi 10 masyarakat kurang mampu untuk mengikuti program Kejar Paket C melalui kemitraan dengan lembaga pendidikan nonformal, sebagai upaya memperluas akses pendidikan bagi mereka yang telah keluar dari sistem formal. Diharapkan program ini tidak hanya terbatas di wilayah lingkar tambang CITA Site Air Upas, tetapi dapat diperluas ke wilayah lain dengan keterlibatan multistakeholder.

Program GAS CERDAS telah mendapatkan pengakuan di tingkat nasional dengan meraih penghargaan Gold pada kategori Education dalam ajang Indonesia Social Responsibility Award (ISRA) 2026. Yusak menegaskan bahwa pendidikan adalah fondasi utama dalam membangun daerah yang berdaya saing, dan perusahaan akan terus memperkuat investasi sosial di bidang pendidikan.

“Kami berharap GAS CERDAS dapat terus berkembang menjadi model kolaborasi yang mampu melahirkan generasi muda Air Upas yang cerdas, berkarakter, adaptif serta memiliki kepedulian terhadap budaya dan lingkungan,” ujar Yusak. Penghargaan ini diharapkan menjadi penyemangat bagi perusahaan untuk terus berinovasi sosial yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya tujuan ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas dan tujuan ke-17 mengenai Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.