DailyFX.ID — Nilai tukar rupiah (IDR) menunjukkan penguatan yang signifikan terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada penutupan perdagangan hari Senin, 10 Agustus 2026. Penguatan ini terjadi setelah adanya pengumuman bahwa Destry Damayanti menjadi calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI) definitif yang diajukan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.
Pada perdagangan sore itu, nilai tukar rupiah ditutup menguat sebesar 142 poin atau 0,79%, mencapai level Rp 17.755 per dolar AS. Angka ini merupakan perbaikan dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp 17.897 per dolar AS.
Direktur PT. Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, mengungkapkan bahwa penguatan rupiah merupakan respons positif pasar terhadap langkah Presiden Prabowo Subianto. Presiden secara resmi mengajukan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI) definitif kepada DPR RI. Penunjukan ini tertuang dalam Surat Presiden (Surpres) yang telah diserahkan kepada pimpinan DPR untuk mengisi posisi kepala bank sentral.
Penguatan rupiah terus berlanjut meskipun data kepercayaan konsumen Indonesia pada Juli 2026 mencatat pelemahan, turun menjadi 116,8 dari 117,8 pada Juni 2026. Dari sisi eksternal, rupiah turut terangkat oleh harapan bahwa Iran dan Oman akan mencapai kesepakatan yang berpotensi membuka kembali Selat Hormuz. Jalur ini sebelumnya melayani pengangkutan seperlima pasokan minyak dunia.
Perkembangan ini terjadi meskipun Iran pada hari Minggu menyatakan bahwa kesepakatan dengan Oman sudah berada di tahap akhir. Namun, negara tersebut menegaskan kembali bahwa jalur pelayaran baru akan dibuka kembali setelah AS memenuhi syarat-syarat lain, termasuk pemberian kompensasi kepada Iran atas serangan-serangan luas yang terjadi.
Selain itu, rupiah juga menguat seiring meredanya kekhawatiran pasar terhadap inflasi yang dipicu oleh energi. Hal ini mendorong para pedagang untuk mengurangi spekulasi mengenai kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed). “Minggu ini pasar akan mengamati rilis Indeks Harga Konsumen (CPI) AS untuk bulan Juli pada hari Rabu,” ungkap Ibrahim dalam keterangannya, Senin (10/8/2026).
Ikuti DailyFX.ID
