DailyFX.ID — JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan adanya pergerakan Unusual Market Activity (UMA) atau aktivitas pasar yang tidak biasa terhadap enam saham emiten pada Kamis (27/8/2026). Keenam saham tersebut kini berada di bawah pemantauan ketat BEI.
Saham-saham yang masuk dalam radar UMA kali ini adalah PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI), PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO), PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk (MGLV), PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR), PT Steady Safe Tbk (SAFE), dan PT Charlie Hospital Semarang Tbk (RSCH).
Manajemen BEI dalam keterangan resminya menjelaskan bahwa pengumuman UMA ini tidak secara otomatis menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal. Namun, BEI melakukan pemantauan karena adanya indikasi pergerakan harga dan transaksi yang tidak wajar pada saham-saham tersebut.
Pergerakan saham yang tidak biasa ini terlihat dari kinerjanya dalam sebulan terakhir maupun sejak awal tahun. Saham FPNI, misalnya, telah melonjak 103,9% dalam sebulan terakhir, meskipun secara year-to-date (YTD) masih terkoreksi 26,5%. PICO mencatat kenaikan 56,5% dalam sebulan, namun turun 2,8% YTD.
Sementara itu, MGLV menunjukkan lonjakan signifikan sebesar 436,3% YTD, dengan kenaikan 40,4% dalam sebulan terakhir. JARR naik 68,5% dalam sebulan, namun sedikit turun 0,62% YTD. SAFE menguat 60,9% dalam sebulan dan melonjak 53,7% YTD. Terakhir, RSCH naik 25% dalam sebulan, namun turun 17% YTD.
BEI menyatakan bahwa sehubungan dengan terjadinya UMA atas saham-saham tersebut, bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini. Oleh karena itu, para investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban emiten atas permintaan konfirmasi dari Bursa.
Selain itu, investor juga diimbau untuk mencermati kinerja emiten dan keterbukaan informasinya. Mengkaji kembali rencana aksi korporasi emiten, terutama jika belum mendapatkan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), serta mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum mengambil keputusan investasi.
Ikuti DailyFX.ID
