DailyFX.ID — Pasar emas terbesar kedua di dunia, India, mencatat peningkatan permintaan emas perhiasan menjelang musim perayaan. Kepala Riset untuk India di World Gold Council (WGC), Kavita Chacko, melaporkan bahwa permintaan emas perhiasan menguat seiring respons konsumen terhadap penurunan harga emas.
Dalam pembaruan terkini WGC India, Chacko mengungkapkan bahwa harga emas stabil bulan lalu sebelum mencapai level tertinggi dalam dua bulan pada awal Agustus 2026. “Harga emas internasional (LBMA Gold PM) naik 9% dalam dua minggu pertama bulan Agustus menjadi US$ 4.391/ounce, sementara harga domestik naik hampir 7%,” ungkapnya.
Menurut Chacko, penguatan nilai tukar rupee (INR) terhadap dolar AS sebagian mengimbangi kenaikan harga internasional, sehingga membatasi kenaikan harga emas domestik. Ia menyebut, harga emas domestik di India masih berada di bawah harga paritas impor, yang mengindikasikan melimpahnya pasokan lokal.
“Umpan balik pasar menunjukkan bahwa penukaran emas lama dengan perhiasan baru telah meningkatkan pasokan pasar dan menjaga harga tetap berada di bawah biaya impor (landed cost),” katanya. “Meskipun selisih harga (diskon) menyusut secara signifikan dari sekitar US$100/ounce pada menjadi sekitar US$45/ounce pada pertengahan Agustus 2026, angka tersebut tetap berada di atas rata-rata bulan Juli sebesar US$ 34/ounce.”
WGC juga menerima laporan bahwa permintaan emas perhiasan sedang menguat di India, karena konsumen memandang pergerakan harga baru-baru ini sebagai peluang untuk membeli. “Umpan balik industri menunjukkan bahwa pembelian yang sempat tertunda kini kembali terjadi, yang berdampak pada peningkatan jumlah pengunjung toko dan pemulihan permintaan di luar pembelian kebutuhan pokok terkait pernikahan,” beber Chacko.
Produsen dilaporkan mulai menerima lebih banyak pesanan, dan pengisian kembali inventaris oleh pedagang emas perhiasan telah meningkat menjelang musim perayaan, yang mengisyaratkan tumbuhnya keyakinan terhadap permintaan musiman. “Permintaan investasi fisik, meskipun melambat dari level tertinggi sebelumnya, tetap memberikan dukungan selama periode koreksi harga,” tambahnya.
Impor Emas Ikut Meningkat
Impor emas di India juga meningkat signifikan bulan lalu setelah sempat mencatat angka bulanan yang sangat rendah. “Impor emas kembali meningkat pada bulan Juli setelah sempat lesu selama dua bulan berturut-turut, yang mengindikasikan adanya perbaikan permintaan serta pengisian kembali inventaris oleh produsen dan pengecer menjelang musim perayaan,” ungkap Chacko.
“Nilai impor naik menjadi US$ 4,16 miliar atau lebih dari dua kali lipat dari angka bulan Juni yang sebesar US$ 1,97 miliar, sementara volume impor diperkirakan meningkat menjadi 40–45 ton, naik dari 20 ton pada bulan Juni,” ia merinci.
Ikuti DailyFX.ID
