— Helikopter Polri jenis Dauphin AS 365 N3 P-3103 telah berhasil mengevakuasi satu jenazah korban kecelakaan KM Virgo Transport 8. Jenazah tersebut ditemukan di perairan sekitar 30 nautical mile (NM) dari daratan.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, menjelaskan bahwa pengerahan dukungan udara merupakan bagian dari upaya Polri untuk mempercepat proses evakuasi dalam operasi SAR gabungan. “Ketika posisi korban masih berada puluhan mil laut dari daratan, dukungan udara menjadi sangat penting untuk mempercepat proses evakuasi. Polri mengerahkan helikopter untuk menjangkau lokasi dan membawa korban menuju daratan agar dapat segera mendapatkan penanganan serta proses identifikasi,” katanya dalam keterangan di Jakarta, Senin (14/9/2026).

Misi evakuasi ini berlangsung dari pukul 14.48 WITA hingga 16.50 WITA. Helikopter tersebut berangkat dari Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin menuju lokasi operasi dengan perkiraan waktu tempuh sekitar 45 menit.

Sesampainya di lokasi, tim operasi melakukan proses hoist menggunakan basket life untuk mengangkat satu jenazah korban dari kapal tongkang menuju helikopter. Proses ini dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi angin dari arah tenggara yang bertiup dengan kecepatan sekitar 25-35 knots. Meskipun menghadapi tantangan tersebut, proses hoist berhasil dilaksanakan dengan tetap mengutamakan keselamatan penerbangan dan personel.

Jenazah yang berhasil dievakuasi kemudian dibawa menuju Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin. Selanjutnya, jenazah diserahkan untuk penanganan lebih lanjut serta proses identifikasi di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin.

Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menambahkan bahwa Polri akan terus mengoptimalkan seluruh sumber daya yang dimiliki untuk kegiatan kemanusiaan. “Polri terus memberikan dukungan melalui kapal, helikopter, personel, kesehatan, dan DVI. Setiap korban yang ditemukan akan mendapatkan penanganan secara profesional dan manusiawi, sementara pencarian terhadap korban lainnya terus dilakukan bersama seluruh unsur SAR,” ujarnya.

Hingga pukul 15.30 WITA, Basarnas melaporkan sebanyak 115 korban telah ditemukan. Dari jumlah tersebut, 109 korban dilaporkan selamat dan enam orang meninggal dunia. Dengan demikian, masih terdapat 128 orang yang belum ditemukan dari total 243 orang yang berada di KM Virgo Transport 8.

Dari 115 korban yang telah ditemukan, sebanyak 86 korban telah tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, terdiri atas 85 korban selamat dan satu korban meninggal dunia. Satu korban lainnya tiba di Lanud Syamsudin Noor, sementara 28 korban lainnya masih dalam proses evakuasi dari lokasi kecelakaan menuju Pelabuhan Trisakti.