— Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan pergerakan yang bervariasi pada perdagangan sesi I Rabu (26/8/2026). Indeks tercatat turun tipis sebesar 4,77 poin atau 0,07% ke level 6.496,89. Sepanjang sesi I, IHSG bergerak dalam rentang 6.422 hingga 6.532.

Di tengah fluktuasi IHSG, empat saham justru berhasil melonjak signifikan hingga mencapai batas auto rejection atas (ARA) dan masuk dalam jajaran top gainers. Kinerja positif ini terjadi di saat total volume perdagangan mencapai 23,21 miliar lembar saham dengan nilai transaksi Rp 8,98 triliun, yang melibatkan 1.404.141 frekuensi transaksi.

Secara keseluruhan, pasar saham mencatat 209 saham mengalami kenaikan, sementara 419 saham diperdagangkan menurun, dan 160 saham lainnya stagnan. Saham-saham blue chip yang tergabung dalam indeks LQ45 juga mengalami pelemahan sebesar 0,35%.

Mayoritas sektor saham tercatat melemah pada penutupan sesi I. Sektor transportasi memimpin pelemahan dengan ambles 1,71%, diikuti oleh sektor energi (-0,59%), teknologi (-0,53%), barang konsumsi non primer (-0,52%), dan barang konsumsi primer (-0,99%). Sementara itu, sektor kesehatan memimpin penguatan dengan kenaikan 2,9%, didukung oleh sektor properti (+0,8%) dan sektor barang baku (+0,42%).

Pergerakan indeks saham Asia pada sesi I mayoritas menunjukkan tren penguatan. Indeks Shanghai (China) naik 0,57%, Nikkei (Jepang) meningkat 0,8%, dan Hang Seng (Hong Kong) menguat 0,63%. Namun, indeks Straits Times (Singapura) justru terkoreksi 0,07%.

Saham dengan Kinerja Tertinggi (ARA)

Dalam perdagangan sesi I, empat saham berhasil mencatatkan kenaikan harga hingga batas auto rejection atas (ARA) dengan lonjakan harga di atas 19%. Saham-saham tersebut adalah PT Adhi Kartiko Pratama Tbk (NICE) yang melesat 25% ke level Rp 340, dan PT Steady Safe Tbk (SAFE) yang melonjak 25% ke Rp 615.

Selanjutnya, PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE) tercatat naik 24,5% menjadi Rp 620, serta PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (LIFE) menguat 19,82% ke Rp 6.800.

Saham dengan Kinerja Terendah (Top Losers)

Sebaliknya, lima saham tercatat ambles parah dan masuk dalam daftar top losers. PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA) ambles 13,85% ke Rp 224, diikuti PT Ketrosden Triasmitra Tbk (KETR) yang terpangkas 8,51% ke Rp 645, dan PT Oxala Energy International Tbk (PIPA) yang anjlok 7,84% ke Rp 188.

Terdapat pula saham PT Trimitra Prawara Goldland Tbk (ATAP) yang jatuh 6,72% ke Rp 555, dan PT Estee Gold Feet Tbk (EURO) yang turun 6,69% ke Rp 1.395.