DailyFX.ID — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan pada penutupan perdagangan Senin (24/8/2026), tergerus 24,02 poin atau 0,37% ke level 6.501,6. Meskipun demikian, beberapa saham dalam indeks LQ45 menunjukkan penguatan, dengan PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (ADRO) memimpin kenaikan sebesar 4,5%.
Perdagangan hari ini juga diwarnai oleh lonjakan lima saham yang mencapai batas Auto Rejection Atas (ARA). Saham-saham tersebut adalah PICO, ELIT, SAFE, EKAD, dan POLU. Selain itu, saham-saham lain seperti PICO hingga CENT juga terpantau melonjak antara 24% hingga 34%, masuk dalam jajaran top gainers.
Secara keseluruhan, sebanyak 276 saham menguat, 384 saham melemah, dan 303 saham stagnan. Total nilai transaksi di bursa mencapai Rp 14,2 triliun. Sektor barang baku menjadi satu-satunya sektor yang menguat dengan peningkatan 1,38%. Sebaliknya, sektor properti, kesehatan, transportasi, teknologi, barang konsumen non-primer, dan keuangan mengalami pelemahan.
Pelemahan juga merambah sektor infrastruktur, barang konsumen primer, perindustrian, dan energi dengan persentase yang lebih kecil. Analis Pilarmas Investindo Sekuritas mengemukakan bahwa sentimen negatif datang dari bursa regional Asia yang cenderung melemah, seiring dengan penurunan futures saham Amerika Serikat. Investor bersikap hati-hati menjelang konferensi pers Menteri Keuangan AS terkait rencana sanksi tambahan terhadap Iran.
Selain itu, perkembangan ekonomi China juga menjadi perhatian pelaku pasar regional, yang menantikan sinyal kebijakan ekonomi baru dari pertemuan Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional. Dari dalam negeri, kekhawatiran terhadap defisit transaksi berjalan yang melebar ke level tertinggi sepanjang sejarah menjadi penekan IHSG. Pelebaran defisit ini disebabkan oleh menyusutnya surplus barang dan meningkatnya biaya impor energi, yang berpotensi menekan posisi eksternal Indonesia dan memengaruhi sentimen pasar saham domestik.
Cuan Besar di Tengah Pelemahan IHSG
Di tengah tren pelemahan IHSG, lima saham berhasil memberikan keuntungan signifikan dengan kenaikan harga mencapai 24% hingga 34% dalam satu hari. Saham PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO) melesat 34,3% ke level Rp 184, PT Data Sinergitama Jaya Tbk (ELIT) melonjak 34,03% ke Rp 256, dan PT Steady Safe Tbk (SAFE) naik 24,8% ke Rp 492.
Saham PT Ekadharma International Tbk (EKAD) juga mencatatkan peningkatan 24,5% menjadi Rp 386, sementara PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk (CENT) terangkat 24,4% ke Rp 107. Di sisi lain, beberapa saham mengalami penurunan tajam, termasuk PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) yang longsor 9,9% ke Rp 118, PT Island Concepts Indonesia Tbk (ICON) ambles 9,6% ke Rp 122, dan PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) jatuh 8,5% ke Rp 12.000.
Saham PT Sidomulyo Selaras Tbk (SDMU) juga terkoreksi 8,3% menjadi Rp 88, dan PT Citra Tubindo Tbk (CTBN) melemah 8,07% ke Rp 3.190.
Ikuti DailyFX.ID
