DailyFX.ID — Analis Phintraco Sekuritas memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi mencapai level 6.700 pada perdagangan pekan ini. Perkiraan pergerakan IHSG hari ini berada dalam rentang resistance 6.700, pivot 6.600, dan support 6.500.
Menyikapi prospek ini, Phintraco Sekuritas merekomendasikan investor untuk tidak melewatkan peluang keuntungan dari enam saham pilihan, salah satunya adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BBRI.
Menurut Phintraco Sekuritas, penguatan indeks di bursa Wall Street pada akhir pekan lalu disumbang oleh saham-saham dari sektor keuangan, kesehatan, dan bahan baku. Kendati demikian, indeks secara mingguan mengalami pelemahan.
Bersamaan dengan itu, imbal hasil (yield) obligasi Amerika Serikat (AS) dilaporkan terus mengalami kenaikan. Imbal hasil tenor 10 tahun naik 3 basis poin menjadi 4,736%, sementara tenor 30 tahun melonjak lebih dari 3 basis poin ke angka 5,273%.
Selain itu, Phintraco Sekuritas menambahkan bahwa harga emas spot menguat 2,3% ke level US$ 4.619 per troy ounce pada Jumat lalu. Penguatan ini didorong oleh faktor teknikal dan pelemahan nilai tukar dolar AS. Sementara itu, harga minyak Brent bergerak stabil di kisaran US$ 94 per barel, seiring adanya indikasi upaya Iran untuk mengakhiri konflik dengan AS.
Di sisi lain, AS memberlakukan tarif sebesar 50% terhadap produk Kanada pada Sabtu (22/8). Kanada berencana memberlakukan tarif balasan mulai 8 September 2026, menyusul kegagalan negosiasi antara kedua negara.
Phintraco Sekuritas menegaskan bahwa pergerakan dan prospek suku bunga global serta imbal hasil obligasi pemerintah tenor jangka panjang akan menjadi fokus utama perhatian investor. Hal ini terjadi di tengah tingginya harga energi, pelebaran defisit anggaran, dan peningkatan penerbitan surat utang korporasi.
“Investor akan mencermati Simposium Jackson Hole, terutama mengenai prospek kebijakan moneter the Fed serta pandangan dan sikapnya mengenai kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS akhir-akhir ini,” tambah Phintraco Sekuritas.
Data ekonomi AS yang dinantikan investor meliputi indeks PCE prices, durable orders, serta revisi tahunan data nonfarm payrolls. Selain itu, investor juga akan mencermati laporan keuangan Nvidia yang dianggap sebagai tolok ukur kinerja perusahaan sektor AI di tengah belanja infrastruktur yang dinilai berlebihan.
Sebelumnya, IHSG ditutup menguat 0,37% ke level 6.525,69 pada penutupan perdagangan Jumat lalu. Secara teknikal, IHSG ditutup di atas Moving Average 100 hari (MA100) dan berpotensi menguji level resistance di 6.630 serta menutup gap di 6.705. Penguatan ini didukung oleh apresiasi nilai tukar Rupiah dan optimisme terhadap prospek ekonomi.
“Namun, perlu diwaspadai sentimen negatif jangka pendek terhadap saham-saham yang dikeluarkan dari rebalancing indeks FTSE Global Equity Indeks,” papar Phintraco Sekuritas.
Phintraco Sekuritas merekomendasikan enam saham yang berpotensi memberikan keuntungan, yaitu BBRI, CUAN, PTRO, BRPT, BRIS, dan BBTN.
Ikuti DailyFX.ID
