DailyFX.ID — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan pergerakan yang berombak pada pembukaan perdagangan Kamis (17/9/2026). Dalam sejam pertama, IHSG tercatat turun tipis 9,17 poin atau 0,14% ke level 6.425,67. Indeks bergerak bervariasi di rentang 6.427 hingga 6.500.
Di tengah fluktuasi IHSG, justru ada lima saham yang berhasil mencatatkan kenaikan signifikan dan masuk dalam daftar saham dengan predikat top gainers. Salah satu saham yang menonjol adalah PT Arkayana Lestari Tbk (AYLS).
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), total 9,41 miliar lembar saham telah diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp 4,32 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 578.569 kali transaksi. Sebanyak 289 saham mengalami kenaikan, sementara 272 saham diperdagangkan menurun, dan 218 saham lainnya stagnan. Saham-saham blue chip yang tergabung dalam indeks LQ45 mengalami pelemahan tipis 0,01%.
Pergerakan indeks saham Asia pada saat yang sama juga bervariasi. Nikkei Jepang menguat 0,07% dan Straits Times Singapura naik 0,45%. Sementara itu, Shanghai China terkoreksi 0,28% dan Hang Seng Hong Kong melonjak 1,06%.
Saham Paling Cuan Hari Ini
Lima saham yang berhasil mendominasi daftar top gainers menunjukkan lonjakan harga mulai dari 11% hingga 19%. Saham-saham tersebut adalah PT Arkayana Lestari Tbk (AYLS) yang melonjak 19,05% ke level Rp 175. Diikuti oleh PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA) yang melesat 16,18% ke Rp 158, dan PT Island Concepts Indonesia Tbk (ICON) yang naik 15,07% ke Rp 168.
Selain itu, PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI) juga mencatatkan kenaikan 13,39% ke Rp 288, serta PT MD Entertainment Tbk (FILM) yang menguat 11,76% ke Rp 760.
Saham Tertekan
Sebaliknya, pergerakan pasar juga diwarnai oleh saham-saham yang mengalami penurunan tajam. Lima saham yang teratas dalam daftar top losers antara lain PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX) yang ambruk 10,93% ke Rp 326. Kemudian, PT Vanstland Indonesia Tbk (VAST) anjlok 8,96% ke Rp 122, dan PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk (FLMC) jatuh 8,62% ke Rp 106.
Daftar top losers juga mencakup PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI) yang turun 8,4% ke Rp 109, dan PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) yang terpangkas 8,18% ke Rp 146.
Ikuti DailyFX.ID
