— Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan sesi I, Selasa (22/9/2026), dengan tren positif. Indeks tercatat naik 20,91 poin atau 0,33% ke level 6.297,95, bergerak dalam rentang 6.297 hingga 6.313.

Pada awal perdagangan, sebanyak 641,53 juta saham diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp 247,34 miliar. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 50.793 kali. Dari jumlah saham yang diperdagangkan, 293 saham menguat, 125 saham terkoreksi, dan 230 saham lainnya stagnan.

Reliance Sekuritas memprediksi IHSG akan melanjutkan penguatan pada hari ini, dengan level support di 6.213 dan resistance di 6.347. Mayoritas indeks saham Asia juga menunjukkan tren positif, termasuk Indeks Kospi yang melonjak 1,41%.

Secara teknikal, candle terakhir IHSG membentuk pola black spinning top dan masih berada di bawah Moving Average (MA) 20 dan MA5. Indikator Stochastic mengindikasikan potensi golden cross pada area oversold, yang membuka peluang terjadinya technical rebound.

“Dengan demikian, kami memperkirakan IHSG hari ini akan mengalami penguatan,” tulis Reliance Sekuritas dalam risetnya.

Reliance Sekuritas merekomendasikan saham pilihan untuk diperhatikan hari ini, yaitu AMMN, UNVR, PGEO, dan SMGR.

Saham Mencapai Auto Rejection Atas (ARA)

Di awal sesi I, dua saham berhasil melonjak hingga mencapai batas Auto Rejection Atas (ARA), memimpin daftar saham dengan kenaikan tertinggi. PT Wahana Inti Makmur Tbk (NASI) mengalami kenaikan 24,66% menjadi Rp 364, sementara PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) melonjak 24,27% ke level Rp 256.

Saham-saham lain yang masuk dalam daftar top gainers antara lain PT Wahana Pronatural Tbk (WAPO) yang naik 20,93% ke Rp 312, PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA) terkerek 19,3% menjadi Rp 68, dan PT Transkon Jaya Tbk (TRJA) yang menguat 16,26% ke harga Rp 143.