— Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan penguatan signifikan pada sesi I perdagangan Jumat, 21 Agustus 2026. IHSG berhasil naik 33,9 poin atau 0,52% ke level 6.535,5.

Pergerakan positif ini turut didorong oleh sejumlah saham unggulan dalam indeks LQ45. Salah satu yang paling menonjol adalah saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang melonjak 4,21%.

Selain BUMI, beberapa saham lain juga tercatat sebagai top gainers dengan lonjakan harga yang impresif, mulai dari CSMI hingga STRK, yang masing-masing mengalami kenaikan antara 12% hingga 23%.

Secara keseluruhan, pasar modal mencatat 333 saham yang menguat, berbanding dengan 287 saham yang melemah, dan 343 saham lainnya yang stagnan. Nilai transaksi total di bursa mencapai Rp 8,9 triliun.

Sektor Pendulang Poin

Mayoritas sektor saham mencatatkan penguatan pada penutupan pasar siang hari ini. Sektor perindustrian menjadi yang terdepan dengan kenaikan 0,87%.

Diikuti oleh sektor energi yang menguat 0,82%, sektor infrastruktur sebesar 0,7%, sektor keuangan 0,65%, sektor barang konsumen primer 0,38%, sektor barang baku 0,37%, sektor barang konsumen non-primer 0,16%, dan sektor properti 0,14%.

Sementara itu, beberapa sektor mengalami pelemahan, yaitu sektor kesehatan dengan koreksi 1,08%, sektor teknologi 0,58%, dan sektor transportasi 0,08%.

Saham dengan Cuan Terbesar

Pada hari yang sama saat IHSG menguat, terdapat lima saham yang memberikan keuntungan terbesar bagi investor, dengan kenaikan harga mencapai 12% hingga 23% dalam satu hari.

Saham-saham tersebut meliputi PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI) yang melesat 23,39% ke harga Rp 153, PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) yang melonjak 18,6% menjadi Rp 4.770, dan PT Oxala Energy International Tbk (PIPA) yang naik 18,3% ke level Rp 181.

Selanjutnya, PT Data Sinergitama Jaya Tbk (ELIT) mengalami peningkatan 16,7% menjadi Rp 216, dan PT Lovina Beach Brewery Tbk (STRK) terangkat 12,7% ke harga Rp 71.

Di sisi lain, beberapa saham tercatat mengalami penurunan nilai yang cukup dalam. PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) longsor 7,5% ke Rp 2.330, PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM) ambles 6,15% menjadi Rp 610, dan PT Ikhaparmindo Putramas Tbk (IKPM) jatuh 6,13% ke Rp 199.

Selain itu, saham PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU) terkoreksi 5,6% ke harga Rp 50, dan PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) terkikis 4,8% menjadi Rp 59.