DailyFX.ID — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat kenaikan signifikan sebesar 93,83 poin atau 1,47% pada penutupan sesi I perdagangan Kamis (20/8/2026), bertengger di level 6.487,95. Sepanjang sesi, indeks bergerak dalam rentang 6.444 hingga 6.493.
Momentum positif ini turut mendorong pergerakan sejumlah saham. Tercatat, lima saham berhasil meroket hingga 24% dan mendominasi daftar top gainers. Tiga di antaranya bahkan menyentuh batas auto rejection atas (ARA).
Perdagangan sesi I hari ini mencatat mobilisasi 22,46 miliar lembar saham dengan total nilai transaksi mencapai Rp 7,98 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 1.298.096 transaksi.
Sebanyak 417 saham dilaporkan mengalami kenaikan harga, berbanding terbalik dengan 187 saham yang melemah, sementara 185 saham lainnya stagnan. Saham-saham blue chip yang tergabung dalam indeks LQ45 juga menunjukkan performa impresif dengan melesat 1,46%.
Hampir seluruh sektor saham berkontribusi pada penguatan IHSG di sesi I. Sektor barang baku menjadi primadona dengan lonjakan 3,72%, diikuti oleh sektor barang konsumsi non primer sebesar 1,74%, sektor perindustrian 1,56%, sektor kesehatan 1,52%, dan sektor teknologi 1,46%. Sektor transportasi menjadi satu-satunya sektor yang mengalami pelemahan tipis 0,02%.
Di pasar Asia, mayoritas indeks saham juga menunjukkan tren positif. Indeks Shanghai (China) menguat 0,34%, Nikkei (Jepang) melesat 1,33%, dan Hang Seng (Hong Kong) melonjak 1,21%. Namun, indeks Straits Times (Singapura) tercatat turun 0,35%.
Saham Pemenang Perdagangan
Dalam perdagangan sesi I, lima saham berhasil mencuri perhatian dengan lonjakan harga signifikan, memimpin daftar top gainers. Tiga saham di antaranya mencapai batas auto rejection atas (ARA).
Saham PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) melonjak 25% ke level Rp 775, PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) menguat 24,84% menjadi Rp 4.020, dan PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) melesat 24,82% ke Rp 880. Keduanya menyentuh batas ARA.
Selain itu, saham PT Ketrosden Triasmitra Tbk (KETR) menanjak 19,83% ke Rp 725, dan PT Bhuwanatala Indah Permai Tbk (BIPP) naik 19,05% ke Rp 75.
Sebaliknya, lima saham tercatat sebagai top losers. PT Citra Tubindo Tbk (CTBN) ambles 12,28% ke Rp 3.500, PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) turun 7,35% ke Rp 63, dan PT Arkora Hydro Tbk (BINA) jatuh 6,14% ke Rp 5.350.
Saham PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) juga mengalami penurunan 5,93% ke Rp 2.540, dan PT Bank Inda Perdana Tbk (BINA) terpangkas 5,32% ke Rp 4.090.
Ikuti DailyFX.ID
