— JAKARTA – Indonesia AirAsia sukses mempertahankan predikatnya sebagai maskapai berbiaya rendah terbaik di Indonesia. Penghargaan ini diraih dalam ajang Skytrax World Airline Awards 2026, sebuah pengakuan global yang menegaskan posisi perusahaan sebagai pilihan utama masyarakat untuk penerbangan hemat berkualitas.

Dalam survei tahunan yang prestisius ini, Indonesia AirAsia menempati peringkat teratas untuk kategori maskapai berbiaya rendah di Tanah Air. Prestasi ini menambah daftar panjang kesuksesan maskapai tersebut, sekaligus menyoroti keunggulan operasional dan kepuasan pelanggan yang konsisten.

Tak hanya di tingkat nasional, induk usaha maskapai, AirAsia Group, juga menunjukkan dominasinya. Grup ini berhasil mempertahankan gelar World’s Best Low-Cost Airline selama 17 tahun berturut-turut dan meraih penghargaan Best Low-Cost Airline in Asia 2026.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama Indonesia AirAsia, Achmad Sadikin Abdurachman, menyatakan kebanggaannya atas penghargaan tersebut. Ia menekankan bahwa pengakuan dari Skytrax merupakan cerminan kepercayaan dan apresiasi langsung dari para penumpang yang telah memilih Indonesia AirAsia untuk menemani perjalanan mereka.

“Kami sangat bangga dinobatkan sebagai Best Low-Cost Airline in Indonesia 2026 dari Skytrax. Pengakuan ini memiliki arti yang sangat penting bagi Indonesia AirAsia karena merupakan bentuk kepercayaan dan apresiasi langsung dari para penumpang yang telah memilih kami untuk menemani perjalanan mereka,” ujar Achmad Sadikin dalam keterangan resminya di Jakarta.

Penilaian Murni Berbasis Kepuasan Konsumen

Keunikan ajang Skytrax World Airline Awards terletak pada independensi metodologi penilaiannya. Seluruh pemenang ditentukan berdasarkan hasil World Airline Survey, sebuah survei kepuasan penumpang berskala global yang diselenggarakan secara mandiri oleh Skytrax.

Survei ini tidak memungut biaya apa pun dari maskapai, baik untuk keikutsertaan maupun penerimaan penghargaan. Hal ini memastikan bahwa predikat yang diraih Indonesia AirAsia murni mencerminkan kepuasan dan loyalitas nyata dari para pengguna jasa udara.

Achmad Sadikin menambahkan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh tim untuk terus meningkatkan standar layanan, efisiensi operasional, dan konsistensi dalam menawarkan tarif penerbangan yang terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.

Ekspansi Rute Domestik dan Internasional

Pencapaian ini bertepatan dengan perayaan 25 tahun perjalanan AirAsia Group dalam memfasilitasi akses perjalanan udara di Asia. Memanfaatkan pertumbuhan pasar yang positif, Indonesia AirAsia berkomitmen untuk memperluas jangkauan rutenya.

Fokus utama ke depan adalah memperkuat konektivitas udara domestik dan menghubungkan kota-kota strategis di Indonesia dengan destinasi populer di Asia Tenggara (ASEAN) serta Australia. “Indonesia memiliki potensi konektivitas udara yang sangat besar. Kami akan terus menghadirkan lebih banyak pilihan perjalanan bagi masyarakat Indonesia, sekaligus membuka akses yang semakin luas bagi wisatawan mancanegara untuk menjelajahi berbagai destinasi di Indonesia,” kata Achmad Sadikin.

Skytrax World Airline Awards, yang diperkenalkan pada 1999, diakui secara global sebagai tolok ukur kualitas industri penerbangan. Penilaian mencakup seluruh pengalaman konsumen, mulai dari proses check-in, layanan darat, keramahan awak kabin, hingga kenyamanan selama penerbangan.

Sejak awal beroperasi dengan jargon “Now Everyone Can Fly”, AirAsia Group telah mentransformasi lanskap transportasi udara di Asia. Model bisnis penerbangan berbiaya rendah (low-cost carrier) yang diusungnya telah membuka akses mobilitas udara bagi jutaan penumpang baru, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta menggerakkan sektor pariwisata nasional secara berkelanjutan.