DailyFX.ID — QUITO – Semangat kebangsaan masyarakat Indonesia di Ekuador tetap membara meski terpisah ribuan kilometer dari Tanah Air. Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Quito sukses menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan khidmat dan penuh kemeriahan di Wisma Duta Besar, Cumbaya, Quito, Ekuador, pada Senin (17/8/2026).
Upacara bendera dimulai tepat pukul 10.00 waktu setempat dan berlangsung lancar serta hangat. Acara ini turut dihadiri oleh berbagai kalangan yang memiliki kedekatan dengan Indonesia, yang dikenal sebagai “friends of Indonesia”, demikian keterangan resmi Pelaksana Fungsi Penerangan, Sosial, dan Budaya (Pensosbud) KBRI Quito pada Rabu (19/8/2026).
Di antara para tamu undangan yang hadir adalah pejabat dari Kementerian Luar Negeri, Kementerian Produksi dan Perdagangan, serta Kementerian Pertahanan Ekuador. Turut hadir pula perwakilan dari siswa Casa Cultura de Indonesia Quito, Konsul Kehormatan RI di Guayaquil, serta calon penerima beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB) dan Darmasiswa asal Ekuador.
Suasana haru menyelimuti momen setelah upacara bendera usai. Duta Besar (Dubes) RI untuk Ekuador, Imam As’ari, menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah gempa bumi yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Palu, dan Simalungun di Sumatera Utara. Dubes Imam As’ari kemudian memimpin seluruh tamu undangan untuk mengheningkan cipta sebagai bentuk doa dan penghormatan bagi para korban.
Sebagai ungkapan rasa syukur, acara dilanjutkan dengan pemotongan kue HUT RI yang dilakukan oleh Dubes Imam As’ari didampingi Ibu Noviati As’ari. Potongan kue tersebut diserahkan secara simbolis kepada Direktur Kemlu Ekuador, Konsul Kehormatan RI di Guayaquil, perwakilan siswa Casa Cultura de Indonesia, dan Ketua Panitia HUT RI KBRI Quito.
Kolaborasi Musik dan Tarian Dua Negara
Panggung perayaan semakin hidup ketika para siswa Casa Cultura de Indonesia memamerkan bakat mereka. Lembaga pusat kebudayaan yang baru dibentuk pada April 2026 ini menampilkan Tari Betawi Kinang Kilaras dan pertunjukan Tardanong. Pertunjukan musik Tardanong berhasil memukau hadirin berkat kolaborasi unik antara kendang dan kenong khas Indonesia, gitar modern, serta instrumen musik tradisional Ekuador.
Keceriaan berlanjut saat warga Ekuador dan WNI berbaur dalam berbagai lomba khas kemerdekaan. Para tamu undangan kemudian dijamu dengan aneka hidangan khas Nusantara yang menggugah selera, termasuk nasi kuning dan empal. Rangkaian acara ditutup dengan doa syukur bersama yang dipimpin oleh perwakilan Padre.
Sejumlah tamu dari Ekuador memberikan apresiasi tinggi atas keramahan, keindahan budaya, serta kelezatan kuliner Indonesia. Bagi WNI yang berada di perantauan, perayaan ini menjadi momen berharga untuk melepas rindu kampung halaman dan mempererat kebersamaan.
Hubungan diplomatik antara Indonesia dan Ekuador yang terjalin harmonis sejak 1980 terus diperkuat. KBRI Quito mendirikan Casa Cultura de Indonesia (Rumah Budaya Indonesia) pada April 2026 sebagai komitmen dalam mempererat diplomasi kebudayaan dan kontak antarmasyarakat (people-to-people contact).
Melalui wadah ini, masyarakat lokal Ekuador memiliki kesempatan untuk mempelajari bahasa, seni tari, dan musik tradisional Indonesia. Peringatan HUT RI setiap tahunnya menjadi sarana strategis bagi KBRI Quito untuk memperkenalkan kekayaan budaya Nusantara sekaligus memperkokoh ikatan persahabatan bilateral kedua negara.
Ikuti DailyFX.ID
