— JAKARTA – Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) menyampaikan keprihatinan mendalam atas serangkaian kecelakaan kapal yang terjadi belakangan ini. Ketua Umum DPP INSA, Carmelita Hartoto, menegaskan bahwa setiap insiden kapal merupakan keprihatinan bersama karena berkaitan langsung dengan keselamatan jiwa awak dan penumpang.

INSA memberikan dukungan penuh terhadap upaya pemerintah, khususnya Kementerian Perhubungan, dalam memperkuat aspek keselamatan pelayaran nasional. Carmelita memandang bahwa keselamatan dan keamanan pelayaran adalah tanggung jawab kolektif seluruh pihak yang terlibat. Ini mencakup regulator, operator kapal, operator pelabuhan, hingga seluruh pengguna jasa transportasi laut.

Oleh karena itu, setiap pemangku kepentingan diharapkan dapat menjalankan peran dan tanggung jawabnya secara optimal serta mematuhi seluruh regulasi yang berlaku. Kepatuhan terhadap ketentuan internasional dari International Maritime Organization (IMO), seperti SOLAS, serta peraturan perundang-undangan di Indonesia, menjadi krusial.

“Keselamatan sebagai sesuatu yang tak bisa ditawar-tawar harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh pihak terkait pelayaran,” ujar Carmelita dalam keterangannya di Jakarta pada Minggu (23/08/2026). Ia menambahkan bahwa kecelakaan kapal Roro penumpang yang baru-baru ini terjadi harus menjadi momentum evaluasi bersama untuk memperkuat langkah pencegahan dan meningkatkan standar keselamatan ke depan.

Salah satu aspek yang disorot adalah penguatan sistem pengawasan terhadap proses naik kendaraan, barang, dan penumpang ke atas kapal Roro. Pemasangan X-Ray gate di semua terminal penumpang dan penggunaan Hyco Scanner di terminal RoRo diusulkan untuk membantu pengawasan dan pengendalian orang serta barang, demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

INSA juga mendorong agar evaluasi keselamatan tidak hanya dilakukan sporadis setelah kecelakaan terjadi, melainkan menjadi sebuah proses yang berkelanjutan. Penguatan pengawasan, kepatuhan terhadap regulasi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, dan koordinasi antar-stakeholder dinilai penting untuk menumbuhkan budaya keselamatan dalam setiap kegiatan pelayaran.

“INSA siap mendukung pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan keselamatan pelayaran nasional, sehingga transportasi laut dapat terus berkembang dengan mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan pelayaran,” pungkas Carmelita.