— Investor asing mencatat transaksi beli bersih atau net buy senilai Rp 1,37 triliun di seluruh pasar pada penutupan perdagangan Rabu (26/8/2026). Aksi ini terjadi bersamaan dengan pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terkoreksi 95,9 poin atau 1,48% ke level 6.405,6.

Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menjadi primadona di kalangan investor asing, dengan catatan net buy mencapai Rp 255,2 miliar. Posisi kedua ditempati oleh PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang dibeli bersih senilai Rp 102,6 miliar, disusul oleh PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan net buy Rp 80,8 miliar.

Secara rinci, sepuluh saham dengan net buy terbesar oleh investor asing pada perdagangan Rabu (26/8/2026) adalah:

  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI): Rp 255,2 miliar
  • PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA): Rp 102,6 miliar
  • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Rp 80,8 miliar
  • PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA): Rp 66,1 miliar
  • PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP): Rp 30,2 miliar
  • PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB): Rp 24,7 miliar
  • PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET): Rp 23,9 miliar
  • PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS): Rp 23,5 miliar
  • PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO): Rp 17,9 miliar
  • PT Astra International Tbk (ASII): Rp 15,8 miliar

Meskipun demikian, di pasar reguler, investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp 201,1 miliar. Namun, selisih ini tertutupi oleh net buy di pasar negosiasi dan tunai yang mencapai Rp 1,58 triliun, sehingga total net buy di seluruh pasar tercatat Rp 1,37 triliun.

Pada penutupan perdagangan Rabu (26/8/2026), IHSG melemah 1,48% ke level 6.405,6. Sebanyak 136 saham menguat, 599 saham melemah, dan 228 saham lainnya stagnan. Total nilai transaksi di bursa mencapai Rp 18 triliun.