DailyFX.ID — TEHERAN – Iran kembali mengukir prestasi di sektor energi dengan penemuan ladang gas baru yang signifikan. Menteri Perminyakan Iran, Mohsen Paknejad, mengumumkan penemuan ini dengan perkiraan cadangan mencapai lebih dari 200 miliar meter kubik gas alam.
Menurut laporan kantor berita Fars pada Senin (24/8/2026), cadangan pasti yang berhasil diidentifikasi adalah lebih dari 7,5 triliun kaki kubik, setara dengan 212,38 miliar meter kubik. Dengan estimasi tingkat ekstraksi yang melampaui 72%, potensi gas yang dapat diproduksi secara riil diproyeksikan mencapai lebih dari 5,7 triliun kaki kubik, atau sekitar 160 miliar meter kubik.
Paknejad menekankan bahwa besarnya potensi dari ladang baru ini memiliki arti penting bagi keberlanjutan pasokan energi Iran. Volume gas yang dapat dihasilkan setara dengan total pasokan dari pengembangan satu fase di South Pars selama 15 tahun tanpa henti. Ladang South Pars sendiri merupakan salah satu ladang gas terbesar yang dimiliki Iran.
Penemuan ini semakin memperkokoh posisi Iran sebagai salah satu negara dengan cadangan gas alam terbesar di dunia, sejajar dengan Rusia dan Qatar. Selama ini, produksi gas Iran sangat bergantung pada Ladang South Pars yang terletak di Teluk Persia, dan dikelola bersama dengan Qatar.
Di tengah tantangan sanksi ekonomi internasional dan permintaan energi yang terus meningkat baik untuk kebutuhan domestik maupun pasar ekspor regional, penemuan ladang gas baru ini memberikan suntikan optimisme bagi industri minyak dan gas Iran.
Pemerintah Iran berkomitmen untuk terus mendorong investasi dalam eksplorasi independen guna memaksimalkan potensi sumber daya alamnya. Langkah ini diambil demi menjaga stabilitas pasokan energi nasional dalam jangka panjang.
Ikuti DailyFX.ID
