— Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memulai tahap uji coba open traffic Jalan Baru Kretek–Girijati yang menghubungkan Kabupaten Bantul dan Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Uji coba ini akan berlangsung selama tujuh hari, mulai 14 hingga 20 September 2026, setelah pembangunan ruas jalan sepanjang 5 kilometer ini rampung pada 28 Agustus 2026.

Pembangunan jalan yang dikenal sebagai Jalur Kelok 23 karena memiliki 23 tikungan ini merupakan bagian integral dari pengembangan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) atau Pantai Selatan (Pansela) DIY. Proyek ini dikerjakan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–DIY.

Menteri PU Dody Hanggodo menyatakan bahwa pembangunan Pansela adalah upaya pemerintah untuk meningkatkan konektivitas sekaligus membuka potensi pusat pertumbuhan ekonomi baru di pesisir selatan Pulau Jawa. “Jalur Pantai Selatan dapat menjadi alternatif perjalanan bagi masyarakat. Selain membantu mengurangi kepadatan di jalur utara dan Tol Trans Jawa, jalur ini juga memiliki potensi wisata yang sangat menarik karena melewati kawasan pantai selatan Pulau Jawa,” ujar Menteri Dody dalam keterangan rilisnya, Rabu (16/9/2026).

Masa uji coba ini menjadi krusial untuk memantau kondisi lalu lintas dan mengevaluasi kesiapan ruas jalan sebelum dibuka secara permanen. Selama periode uji coba, akses kendaraan dibatasi hanya untuk kendaraan roda empat (R4) dan beroperasi mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB. Pembatasan ini diperlukan karena masih ada pekerjaan lanjutan di Paket Lot 17A Kretek–Girijati sepanjang 980 meter yang berada di ujung ruas jalan baru.

Kehadiran Jalan Baru Kretek–Girijati diharapkan memberikan dampak strategis dalam meningkatkan konektivitas wilayah selatan DIY. Jalur ini diproyeksikan dapat meringankan beban lalu lintas di jaringan jalan utara serta mendongkrak aksesibilitas ke berbagai destinasi wisata di pesisir selatan.

Kementerian PU menegaskan komitmennya untuk terus menyelesaikan pembangunan infrastruktur yang andal dan berkualitas, sejalan dengan Sasaran Utama PU608. Upaya ini bertujuan untuk menjaga konektivitas, mendukung pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.