DailyFX.ID — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memfokuskan anggaran sebesar Rp 114,59 triliun pada tahun 2027 untuk pembangunan infrastruktur yang secara spesifik menopang produktivitas, investasi, serta penguatan industri nasional. Kebijakan ini bertujuan untuk memperkuat infrastruktur dasar sekaligus mendukung penuh aktivitas ekonomi masyarakat.
Menteri PU, Dody Hanggodo, menekankan bahwa peningkatan produktivitas harus berjalan selaras dengan peningkatan kualitas layanan infrastruktur. Ia menilai infrastruktur yang memadai merupakan fondasi krusial bagi kegiatan produksi, investasi, hingga pengembangan berbagai sektor industri.
“Air minum dan irigasi harus tersedia untuk mendukung pertanian, jalan dan jembatan harus mampu menghubungkan sentra-sentra produksi dengan pasar, serta layanan dasar harus berfungsi dan mendukung kawasan berkembang secara lebih baik,” ujar Dody dalam Rapat Kerja dengan Komisi V DPR RI.
Anggaran sebesar Rp 114,59 triliun untuk tahun 2027 dialokasikan ke berbagai bidang. Rinciannya, Rp 37,30 triliun untuk bidang Bina Marga, Rp 32,57 triliun untuk Prasarana Strategis, Rp 30,66 triliun untuk Sumber Daya Air, Rp 12,15 triliun untuk Cipta Karya, dan Rp 1,91 triliun untuk dukungan manajemen dan teknis.
Fokus Bina Marga dan Konektivitas
Pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan menjadi salah satu instrumen utama untuk memperkuat konektivitas antara sentra produksi dengan pasar. Dengan konektivitas yang semakin baik, distribusi barang dan aktivitas ekonomi diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan efisien.
Pada bidang Bina Marga, program prioritas 2027 meliputi pembangunan jalan baru sepanjang 198,79 kilometer. Selain itu, dilakukan peningkatan kapasitas dan preservasi jalan sepanjang 870,87 kilometer.
Kementerian PU juga mengalokasikan program pembangunan dan penggantian jembatan sepanjang 2.597,38 meter. Program lainnya termasuk preservasi jembatan sepanjang 16.926 meter, pembangunan flyover dan underpass sepanjang 473,90 meter, serta pembangunan jalan tol sepanjang 12,26 kilometer.
Dukungan Sumber Daya Air untuk Pertanian
Anggaran sebesar Rp 30,66 triliun untuk bidang Sumber Daya Air akan difokuskan untuk mendukung ketahanan air dan peningkatan produktivitas sektor pertanian. Program-program yang dijalankan antara lain mencakup pembangunan jaringan irigasi seluas 451 hektare dan rehabilitasi jaringan irigasi seluas 47.671 hektare.
Program lain dalam bidang ini meliputi pengendalian banjir sungai dan muara sepanjang 27,06 kilometer, pengamanan pantai sepanjang 6,60 kilometer, serta penambahan kapasitas air baku sebesar 0,78 meter kubik per detik.
Perluasan Akses Layanan Dasar Cipta Karya
Untuk bidang Cipta Karya, Kementerian PU akan berupaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan dasar. Program yang disiapkan mencakup pembangunan dan peningkatan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dengan kapasitas 650 liter per detik serta perluasan SPAM untuk menjangkau 5.000 sambungan rumah baru.
Program ini juga mencakup pengelolaan air limbah sebanyak enam unit, pengelolaan persampahan sebanyak 10 unit, serta pembangunan bangunan gedung seluas 31.757 meter persegi.
Penguatan Infrastruktur Berbasis Masyarakat
Selain pembangunan infrastruktur fisik, Kementerian PU juga memberikan perhatian pada penguatan program infrastruktur berbasis masyarakat. Pada tahun 2027, program tersebut akan mencakup 13.296 lokasi P3-TGAI dan pembangunan 128 unit jembatan gantung.
Program berbasis masyarakat di bidang Cipta Karya juga akan menjangkau 3.246 lokasi yang meliputi berbagai program seperti PISEW, Pamsimas, Sanimas, Sanitasi LPK, dan TPS3R.
Dody Hanggodo menegaskan bahwa kebutuhan pembangunan infrastruktur di Indonesia masih sangat besar. Oleh karena itu, alokasi anggaran tahun 2027 akan dikelola dengan sangat cermat untuk memastikan pembangunan yang dilakukan dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi nasional.
“Kami sangat menyadari bahwa kebutuhan pembangunan infrastruktur masih sangat besar. Oleh karena itu, setiap alokasi harus kami kelola secara cermat agar mampu memberikan manfaat yang maksimal bagi seluruh masyarakat Indonesia,” pungkasnya.
Ikuti DailyFX.ID
