DailyFX.ID — Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyambut baik penunjukan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan dan berharap beliau dapat menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendorong pertumbuhan. Dunia usaha memandang keberlanjutan dan stabilitas perekonomian sebagai faktor krusial bagi kinerja industri nasional.
Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, menyatakan bahwa dunia usaha siap mendukung pemerintah dalam menyeimbangkan antara stabilitas dan pertumbuhan ekonomi. Pernyataan ini disampaikan setelah Suahasil resmi menjabat sebagai Menteri Keuangan.
“Saya rasa beliau akan fokus kepada kestabilan ekonomi, itu nomor satu. Lalu tentu bersama dunia usaha, kami berharap beliau juga mengedepankan pertumbuhan ekonomi. Tentunya Kadin dan juga dunia usaha mendukung supaya bisa pertumbuhan dan kestabilan terjadi,” ujar Anindya di kantor Kementerian Keuangan, Selasa (15/9/2026).
Suahasil Nazara dilantik sebagai Menteri Keuangan oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada Senin (14/9/2026). Pengangkatan ini tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 97/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih dalam Sisa Masa Jabatan Periode 2024-2029. Suahasil menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa yang sebelumnya menjabat posisi tersebut pada periode 2025-2026.
Anindya menilai pelantikan Suahasil berpotensi menjaga sentimen positif investor di pasar. Namun, pemerintah dinilai perlu konsisten mempertahankan kepercayaan investor, terutama melalui kebijakan yang mampu menjaga kredibilitas fiskal.
Menurut Anindya, kredibilitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) merupakan salah satu aspek yang akan menjadi perhatian investor. APBN sangat berkaitan langsung dengan pengelolaan kas negara dan menjadi instrumen utama kebijakan fiskal pemerintah.
“Salah satu yang patut dijaga dan pasti akan diperhatikan dengan baik adalah, tentunya kredibilitas daripada APBN itu sendiri, karena ini adalah kas negara, kebijakan fiskalnya ada di sini. Jadi kita tentunya mendoakan dan memberikan selamat kepada beliau,” tutur Anindya.
Lebih lanjut, Anindya menambahkan bahwa kebijakan pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi harus dilakukan secara optimal. Kebijakan ekonomi yang tepat akan memberikan ruang bagi dunia usaha untuk berpartisipasi lebih maksimal dalam menggerakkan perekonomian.
“Pertumbuhan itu membutuhkan suatu injeksi dari pemerintah, walaupun nanti dunia usaha bisa melanjutkannya. Lalu yang kedua adalah membutuhkan kepercayaan pasar sehingga mereka juga mendatangkan investasi, perdagangan, kestabilan nilai tukar, dan lain-lain,” jelas Anindya.
Selain kredibilitas APBN dan kebijakan fiskal, Kadin juga menyoroti pelaksanaan pengembalian pembayaran pajak atau restitusi. Kalangan pengusaha berharap apabila restitusi telah memenuhi ketentuan, pengembaliannya kepada wajib pajak dapat dilakukan segera.
Anindya menilai percepatan restitusi, terutama bagi wajib pajak badan, sangat penting karena berkaitan langsung dengan ketersediaan dana operasional perusahaan. Arus kas yang lebih lancar dinilai dapat membantu menjaga aktivitas usaha dan perputaran ekonomi.
“Kami akan sampaikan, karena itu hubungannya dengan cash flow. Tentu membantu perekonomian untuk memastikan bahwa gerak roda perputaran ekonomi terus berjalan,” pungkas Anindya.
Ikuti DailyFX.ID
