DailyFX.ID — Maraknya upaya penipuan digital yang mengatasnamakan platform transaksi kuota dan pembayaran digital Orderkuota semakin meresahkan pengguna. Berdasarkan temuan internal, para pelaku kejahatan siber ini melancarkan modus terstruktur dengan memanipulasi informasi kontak Customer Service (CS) palsu melalui mesin pencari Google hingga media sosial.
Menanggapi fenomena tersebut, manajemen Orderkuota melalui Tim Legal, Aprillya, buka suara untuk meluruskan informasi sekaligus membongkar pola permainan para penipu agar masyarakat tidak menjadi korban. Aprillya menjelaskan, modus yang paling dominan saat ini adalah eksploitasi optimasi mesin pencari (SEO Spam) dan peretasan konten pada situs web resmi instansi pemerintah (domain .go.id atau situs desa).
“Pelaku sengaja menanamkan artikel berisi nomor WhatsApp CS palsu di situs berotoritas tinggi tersebut agar berada di halaman pertama Google pencarian,” kata Aprillya dalam keterangan persnya, Minggu (20/9/2026). Tak berhenti di sana, tautan hasil manipulasi mesin pencari itu kemudian disebar ke berbagai media sosial seperti Facebook, Instagram, dan YouTube dalam bentuk konten video maupun komentar bernarasi bantuan instan.
“Pelaku secara spesifik mengeksploitasi kepanikan dan urgensi pengguna yang sedang mengalami kendala transaksi. Narasi utama yang selalu mereka jual adalah jaminan penyelesaian instan dan layanan super cepat tanpa antrean,” ujar Aprillya. Dia menambahkan, saat korban yang sedang panik terhubung ke nomor WhatsApp palsu tersebut, pelaku berpura-pura menjadi tim teknis.
“Pelaku kemudian meminta korban mentransfer sejumlah uang berdalih biaya administrasi, verifikasi sistem, atau deposit jaminan, hingga mencoba mencuri data sensitif seperti kode OTP, PIN, dan kata sandi akun,” imbuh Aprillya. Oleh karena itu, demi menghentikan jatuhnya korban baru, pihak Orderkuota menegaskan bahwa layanan CS resmi Orderkuota sama sekali tidak beroperasi melalui saluran WhatsApp, kecuali pengiriman kode OTP resmi dari Orderkuota.
“Kami menegaskan bahwa segala nomor WhatsApp yang beredar di internet dan mengaku sebagai Customer Service Orderkuota dapat dipastikan seratus persen palsu dan merupakan bentuk indikasi penipuan,” katanya. Orderkuota juga memegang teguh prinsip dasar bahwa layanan CS resmi tidak pernah meminta biaya transfer saldo atau memancing data rahasia seperti Kode OTP, PIN, dan kata sandi akun pengguna dalam bentuk apa pun.
Tips Keamanan dari Orderkuota
Guna melindungi masyarakat dari jebakan penipuan digital, Orderkuota membagikan dua benteng pertahanan utama yang wajib diterapkan pengguna. Pertama, selalu gunakan layanan bantuan in-app. Jangan mencari nomor kontak CS melalui mesin pencari Google atau media sosial. Selalu manfaatkan fitur Live Chat resmi langsung dari dalam aplikasi Orderkuota saat mengalami kendala.
Kedua, jaga rahasia data kredensial. Jangan pernah membagikan kode OTP, PIN, atau kata sandi kepada siapa pun, termasuk pihak yang mengaku sebagai petugas Orderkuota. Adapun bagi pengguna yang terlanjur berinteraksi atau memberikan data rahasia kepada pihak penipu, Orderkuota mengimbau untuk segera melakukan langkah darurat berikut.
Putuskan komunikasi dengan segera memblokir nomor penipu dan menghentikan segala interaksi. Amankan akun mandiri dengan segera memperbarui kata sandi (password) dan PIN akun Orderkuota Anda secara berkala. Lapor segera via Live Chat Aplikasi dengan mengakses fitur Live Chat di aplikasi Orderkuota untuk meminta tim teknis memutus sesi login mencurigakan, membekukan akun sementara, dan menyelamatkan sisa saldo dari potensi akses ilegal.
“Reputasi dan kepercayaan publik adalah aset yang paling penting bagi kami. Kami memohon kepada seluruh pelanggan setia untuk selalu mengedepankan kehati-hatian. Pastikan setiap kendala transaksi hanya dikonsultasikan melalui fitur Live Chat resmi di dalam aplikasi Orderkuota demi keamanan akun dan saldo Anda,” tutup Aprillya.
Ikuti DailyFX.ID
