DailyFX.ID — JAKARTA – Rencana PT Bumi Resources Tbk (BUMI), emiten yang terafiliasi dengan Grup Bakrie dan Salim, untuk mengakuisisi Loyal Metals Limited memasuki fase krusial. Para pemegang saham Loyal Metals Limited telah memberikan persetujuan mayoritas yang diperlukan untuk usulan skema akuisisi oleh BUMI.
Dalam pengumuman yang dirilis Loyal Metals Limited, skema tersebut mencakup akuisisi 100% saham Loyal oleh PT Bumi Resources Tbk (BUMI) atau anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh BUMI. Transaksi ini akan dilakukan melalui pengaturan yang disetujui pengadilan sesuai dengan Bagian 5.1 Corporations Act 2001 (Cth), dengan imbalan tunai sebesar A$ 0,45 per saham Loyal.
Keputusan ini diambil setelah pemungutan suara di mana 99,86% suara yang diberikan oleh pemegang saham mendukung skema tersebut. Selain itu, 95,96% pemegang saham yang hadir dalam rapat, baik secara langsung maupun melalui kuasa, juga memberikan suara positif untuk skema akuisisi.
Namun, kesepakatan ini masih bergantung pada pemenuhan berbagai persyaratan yang telah diumumkan sebelumnya oleh perusahaan kepada ASX pada 27 April 2026.
Sebelumnya, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) telah memberikan klarifikasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) mengenai rencana akuisisi Loyal Metals Limited. Direktur Bumi Resources, RA Sri Dharmayanti, menjelaskan bahwa perseroan telah menandatangani scheme implementation deed (SID) dengan Loyal Metals Limited. Perjanjian awal ini berfungsi sebagai kerangka dasar untuk memulai proses akuisisi.
“Sampai dengan saat ini, proses akuisisi masih berada pada tahap pemenuhan persyaratan sehingga belum terjadi pengalihan dana maupun saham,” ujar Sri dalam keterbukaan informasi yang dikutip pada Rabu (5/8/2026).
Sri menambahkan, penyelesaian transaksi ini masih bergantung pada terpenuhinya sejumlah persyaratan pendahuluan (conditions precedent). Persyaratan tersebut meliputi persetujuan dari pemegang saham Loyal Metals serta pemenuhan proses dan ketentuan hukum yang berlaku di Australia.
“Persyaratan umum lainnya adalah jika, selama persyaratan-persyaratan tersebut belum seluruhnya terpenuhi, maka transaksi akuisisi belum dapat dinyatakan selesai dan belum menimbulkan akibat hukum apapun atas perpindahan kepemilikan Loyal Metals Limited kepada perseroan,” terang Sri.
Loyal Metals Limited (ASX: LLM) sendiri merupakan perusahaan eksplorasi sumber daya asal Australia. Fokus utamanya adalah pada mineral kritis, tembaga, dan emas. Proyek-proyek utamanya meliputi Highway Reward Copper-Gold Mine di Queensland serta aset litium.
Ikuti DailyFX.ID
