— JAKARTA – PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO), sebuah emiten yang bergerak di sektor kemasan, menjalin kemitraan strategis dengan raksasa produsen baja asal Korea, Posco. Langkah ini merupakan bagian dari pilar ekspansi perseroan ke depan.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman bersama (MoU) antara PICO dan Posco yang berlangsung di Daan Mogot, Jakarta Barat, pada 20 Agustus 2026.

Direktur PICO, Rubianto, menyampaikan bahwa melalui kerja sama ini, Posco akan bertindak sebagai vendor utama yang menjamin stabilitas pasokan baja gulungan (cold rolled coil/CRC) berstandar global bagi perseroan. Pasokan ini akan mendukung lini produksi drum baja PICO.

Rubianto menambahkan, PICO mengambil langkah strategis ini untuk memitigasi risiko fluktuasi harga komoditas dan memangkas biaya logistik rantai pasok. Efisiensi yang dihasilkan diharapkan dapat memperkuat daya saing produk perseroan.

Dengan reputasi PICO yang telah berdiri selama 43 tahun dan keunggulan material baja dari Posco, kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan standar baru dalam industri manufaktur kemasan industri (steel drum) nasional.

Lebih lanjut, penandatanganan MoU ini juga diharapkan dapat membuka peluang pengembangan kerja sama antara PICO dan Posco serta memberikan potensi manfaat bagi pengembangan kegiatan usaha perseroan.

“Sinergi dengan Posco merupakan pilar penting dalam rencana ekspansi bisnis PICO ke depan. Bahan baku CRC yang berkualitas dan konsisten dari Posco memastikan kami dapat meningkatkan kapasitas produksi tanpa kompromi pada mutu produk. Ini adalah langkah nyata kami dalam melakukan efisiensi biaya terintegrasi demi memberikan nilai terbaik bagi para pelanggan,” jelas Rubianto dalam penjelasan resmi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) dikutip Minggu (23/8/2026).

Sementara itu, Senior Vice President Posco Group, Hong Sam Soo, menambahkan bahwa sebagai mitra global, Posco siap mendukung penuh peta jalan ekspansi PICO di Indonesia melalui jaringan distribusi yang dimiliki.

“Kami berkomitmen menyediakan pasokan CRC yang stabil, andal, dan memenuhi standar keberlanjutan industri yang tinggi,” ujar Hong Sam Soo.

Prospek PICO

Manajemen PICO memproyeksikan kondisi industri pada tahun 2026 ini akan terus berkembang. Sektor industri kemasan, khususnya drum baja, mengalami peningkatan permintaan seiring dengan pertumbuhan sektor energi, kimia, dan logistik.

Selain itu, diversifikasi pasar yang semakin berkembang juga membuka peluang bagi PICO untuk memperluas jangkauan dan meningkatkan volume penjualan.

Perseroan memandang tren global yang semakin memperhatikan keberlanjutan dan efisiensi operasional menjadi peluang bagi produk-produk berkualitas tinggi seperti drum baja. Produk ini memiliki daya tahan dan nilai tambah yang lebih besar dibandingkan alternatif lainnya.

Sejalan dengan prospek tersebut, fokus PICO pada produksi dan penjualan steel drum akan menjadi kunci untuk meraih pertumbuhan yang berkelanjutan. Tahun ini, PICO berencana meningkatkan kapasitas produksi steel drum dengan meningkatkan penjualan ke pasar baru yang akan menjadi fokus utama perusahaan.