— Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan pada pembukaan perdagangan Senin (24/8/2026), berbalik arah dari penguatan awal menjadi turun 19,73 poin atau 0,3% ke level 6.505,95. Selama sejam perdagangan, IHSG bergerak dalam rentang 6.476 hingga 6.551.

Di tengah fluktuasi indeks, sejumlah saham justru mencatatkan kenaikan signifikan, bahkan ada yang melonjak hingga batas auto rejection atas (ARA). Total ada 14,86 miliar lembar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp 5,34 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 786.692 kali transaksi.

Secara keseluruhan, 259 saham menguat, 314 saham melemah, dan 211 saham lainnya stagnan. Saham-saham berkapitalisasi besar yang tergabung dalam indeks LQ45 terpantau melemah 0,52%.

Pergerakan negatif juga terlihat pada indeks saham Asia di jam perdagangan yang sama. Shanghai (China) turun 0,83%, Nikkei (Jepang) melemah 0,07%, Hang Seng (Hong Kong) ambles 1,99%, dan Straits Times (Singapura) terkoreksi 0,06%.

Saham-Saham Unggulan (Top Gainers)

Sejumlah saham berhasil memimpin daftar top gainers dengan kenaikan yang impresif. PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO) menjadi sorotan utama dengan lonjakan harga saham mencapai 34,31% ke level Rp 184, menyentuh batas ARA.

Selain PICO, saham lain yang turut membukukan kenaikan signifikan antara lain PT Ingria Pratama Caiptalindo Tbk (GRIA) yang melonjak 25,27% ke Rp 228, dan PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk (CENT) yang melesat 19,77% ke Rp 103.

Performa positif juga ditunjukkan oleh PT Steady Safe Tbk (SAFE) dengan peningkatan 18,78% ke Rp 468, serta PT Oxala Energy International Tbk (PIPA) yang menanjak 18,44% ke Rp 212.

Saham-Saham Tertekan (Top Losers)

Sebaliknya, lima saham tercatat sebagai top losers dengan pelemahan yang cukup dalam. PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI) ambles 9,34% ke Rp 330, diikuti oleh PT Citra Tubindo Tbk (CTBN) yang turun 7,78% ke Rp 3.200.

PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) juga mengalami penurunan 7,63% ke Rp 121. Sementara itu, PT Woori Finance Indonesia Tbk (BPFI) melemah 6,25% ke Rp 240, dan PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE) jatuh 5,88% ke Rp 480.