— JAKARTA – Industri asuransi properti mencatat pertumbuhan positif sebesar 6,5% pada kuartal I-2026, dengan total premi mencapai Rp8,31 triliun. Data ini dirilis oleh Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI). Meskipun premi meningkat, nilai klaim juga mengalami lonjakan signifikan sebesar 34,7%. Peningkatan klaim ini mengindikasikan bahwa risiko terhadap aset properti masih menjadi tantangan nyata yang memerlukan antisipasi melalui perlindungan yang memadai.

Menjawab kebutuhan perlindungan tersebut, PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) atau Asuransi Jasindo, turut berpartisipasi dalam Danantara Housing Expo 2026. Partisipasi ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memperkuat literasi manajemen risiko di kalangan masyarakat. Asuransi Jasindo tidak hanya menawarkan solusi perlindungan rumah melalui produk Asuransi Kebakaran Rumah yang mengacu pada Produk Standar Asuransi Kebakaran Indonesia (PSAKI), tetapi juga giat mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya melindungi aset hunian.

Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brellian Gema Widayana, menyoroti bahwa perhatian masyarakat selama ini cenderung lebih terfokus pada kepemilikan rumah. Sementara itu, perlindungan terhadap rumah sering kali belum menjadi prioritas utama.

“Rumah bukan sekadar bangunan. Di dalamnya tumbuh keluarga, tersimpan harapan, dan terkumpul hasil kerja keras selama bertahun-tahun. Karena itu, memiliki rumah seharusnya tidak berhenti pada proses membeli atau membangunnya, tetapi juga memastikan rumah tersebut tetap terlindungi dari berbagai risiko yang dapat terjadi kapan saja. Kami ingin membangun kesadaran bahwa perlindungan rumah bukanlah biaya tambahan, melainkan bagian dari perencanaan keuangan keluarga yang bijak,” ujar Brellian dalam keterangan rilisnya, Sabtu (8/8/2026).

Brellian menambahkan, momentum Danantara Housing Expo menjadi kesempatan emas untuk memperkuat budaya mitigasi risiko di tengah meningkatnya kepemilikan hunian masyarakat. Hal ini sejalan dengan Program 3 Juta Rumah, yang mendorong semakin banyak masyarakat memiliki aset bernilai tinggi, sehingga kebutuhan akan perlindungan pun menjadi semakin krusial.

“Asuransi Jasindo ingin hadir lebih dari sekadar penyedia produk asuransi. Kami ingin menjadi risk partner yang mendampingi masyarakat dalam setiap tahap kepemilikan rumah, mulai dari memahami risiko, memilih bentuk perlindungan yang sesuai, hingga memberikan rasa aman agar keluarga dapat merencanakan masa depan dengan lebih tenang,” tambahnya.

Melalui produk perlindungan rumah yang ditawarkan, masyarakat akan memperoleh jaminan atas berbagai risiko yang dipertanggungkan sesuai ketentuan polis. Risiko tersebut mencakup kebakaran, sambaran petir, ledakan, maupun risiko lain yang dijamin. Perlindungan ini diharapkan dapat meminimalkan dampak finansial ketika musibah terjadi, sehingga keluarga dapat lebih cepat bangkit dan melanjutkan kehidupannya.

Danantara Housing Expo 2026 dijadwalkan berlangsung pada 27–30 Agustus 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), Jakarta. Pameran ini akan menghadirkan lebih dari 200 ribu unit hunian dari pengembang BUMN maupun swasta, lengkap dengan berbagai pilihan skema pembiayaan. Kehadiran Asuransi Jasindo diharapkan dapat melengkapi ekosistem pameran ini melalui solusi manajemen risiko yang membantu masyarakat menjaga nilai aset sekaligus memberikan ketenangan dalam memiliki rumah.

Pengunjung Danantara Housing Expo 2026 juga dapat mengunjungi booth Asuransi Jasindo untuk berkonsultasi langsung dengan tim mengenai kebutuhan perlindungan rumah yang sesuai dengan karakteristik hunian dan profil risiko masing-masing. Melalui edukasi ini, Asuransi Jasindo berharap semakin banyak masyarakat memahami bahwa melindungi rumah sama pentingnya dengan mewujudkan impian untuk memilikinya.

“Rumah yang terlindungi akan menghadirkan ketenangan bagi keluarga. Itulah komitmen kami, memastikan rumah impian masyarakat Indonesia tidak hanya dapat dimiliki, tetapi juga tetap terlindungi sehingga keluarga dapat menjalani kehidupan dengan lebih percaya diri dan penuh rasa aman,” tutup Brellian.