DailyFX.ID — Nilai tukar rupiah menguat signifikan terhadap dolar Amerika Serikat pada penutupan perdagangan Senin, 10 Agustus 2026. Penguatan ini terjadi setelah Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengajukan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI) definitif kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.
Direktur PT. Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, mengungkapkan bahwa pasar merespons positif langkah pengajuan Destry Damayanti. Hal ini melanjutkan tren penguatan rupiah yang terjadi sebelumnya.
Saham Gudang Garam (GGRM) Diborong Investor Asing
Dalam sepekan terakhir, tepatnya 3-7 Agustus 2026, saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) mengalami perubahan drastis. Investor asing tercatat memborong saham emiten rokok tersebut dengan net buy mencapai Rp 130,39 miliar.
Kenaikan harga saham Gudang Garam tercatat sebesar 14,34% pada pekan tersebut. Pada penutupan Jumat, 7 Agustus 2026, saham berkode GGRM berada di level Rp 21.725, bahkan sempat menyentuh Rp 21.800, level tertingginya dalam satu tahun terakhir.
Net buy asing di saham Gudang Garam pekan lalu merupakan yang terbesar dibandingkan pekan-pekan sebelumnya. Sejak pertengahan Juli 2026, saham GGRM selalu membukukan net buy asing, namun belum pernah menyentuh angka di atas Rp 100 miliar hingga pekan pertama Agustus 2026.
Harga Emas Perhiasan Stabil 10 Agustus 2026
Harga emas perhiasan terpantau stabil di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi (HRTA), dan Laku Emas pada Senin pagi, 10 Agustus 2026. Calon pembeli dan investor emas perhiasan disarankan untuk terus memantau pergerakan harga yang dinamis.
PT Harum Energy Tbk (HRUM) Catat Omzet Rp 19 Triliun
PT Harum Energy Tbk (HRUM) membukukan total pendapatan atau omzet US$ 1,07 miliar atau sekitar Rp 19 triliun sepanjang semester I-2026. Angka ini mengacu pada kurs konversi dalam laporan keuangan perseroan.
Lonjakan kinerja HRUM pada enam bulan pertama tahun ini ditopang oleh penjualan ekspor MHP nikel dan MHP cobalt senilai US$ 294,15 juta, serta penjualan lokal MHP nikel dan MHL cobalt senilai US$ 234,61 juta. Pada semester I-2025, penjualan dari komoditas tersebut tidak tercatat.
Secara valuasi, rasio price to book value (PBV) HRUM tercatat hanya 0,66 kali, berdasarkan data Stockbit Sekuritas. Rasio PBV membandingkan harga saham di pasar dengan nilai buku per saham.
Arah Harga Emas Dipengaruhi Data Inflasi AS
Harga emas mencatat kenaikan mingguan terbaik sejak Januari setelah berhasil menembus pola konsolidasi enam pekan. Penguatan ini menjadi sinyal teknikal penting, meski arah reli emas selanjutnya masih akan diuji oleh data inflasi Amerika Serikat (AS) yang dirilis pekan ini.
Harga emas ditutup melonjak 2,39% di level US$ 4.342,18 per ons troi pada perdagangan Jumat, 7 Agustus 2026. Pekan lalu, emas menguat 7,45% dalam sepekan, sementara secara year to date (ytd), harga emas mencatat kenaikan sebesar 0,36%.
Senior Technical Strategist Forex.com, Michael Boutros, mengatakan bahwa harga emas telah menembus pola konsolidasi enam pekan dan kini menguat lebih dari 10,8% dari level terendah tahun ini. Ia menambahkan, breakout tersebut membuka peluang pengujian kembali terhadap tren penurunan tahunan.
Ikuti DailyFX.ID
