— JAKARTA – PT Semen Indonesia Tbk (SIG) tengah memperkuat keandalan fasilitas produksi dan jaringan distribusinya di Aceh. Langkah ini diambil untuk merespons peningkatan kebutuhan dan mengatasi tekanan pasokan semen di wilayah tersebut, demi menjaga kelancaran pasokan bagi masyarakat dan mendukung pembangunan.

Direktur Operasi SIG, Reni Wulandari, melakukan peninjauan langsung terhadap kesiapan operasional di PT Solusi Bangun Andalas yang berlokasi di Lhoknga dan Lhokseumawe. Ia juga memantau aktivitas packing plant PT Semen Padang di Malahayati. Dalam kunjungannya, Reni didampingi oleh Direktur PT Solusi Bangun Andalas, Edi Sarwono, serta Direktur Operasi PT Semen Padang, Andria Delfa.

Reni menekankan pentingnya penguatan sinergi di seluruh jaringan operasional dan distribusi SIG. Tujuannya adalah agar pasokan semen dapat kembali berjalan lancar dan memenuhi kebutuhan masyarakat serta para pemangku kepentingan pembangunan di Aceh. “Selain mengoptimalkan fasilitas produksi dan distribusi di wilayah Aceh, SIG memperkuat koordinasi dengan distributor dan mitra logistik guna menjaga distribusi berjalan secara tertib dan efisien. Perusahaan juga melakukan pemantauan secara rutin terhadap ketersediaan stok dan aktivitas distribusi, serta melakukan evaluasi harian sebagai dasar pengambilan keputusan,” ujar Reni, Senin (10/8/2026).

Ia menambahkan bahwa komitmen SIG dalam mendukung pembangunan di Aceh juga tercermin dalam kebijakan perusahaan terhadap daerah yang terdampak bencana banjir pada akhir tahun 2025. Meskipun menghadapi tekanan pada ketersediaan dan harga bahan bakar, SIG tetap berupaya maksimal dalam menjaga ketersediaan produk di berbagai titik penjualan.

“Sebagai perusahaan BUMN, kami memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi mendukung agenda pembangunan pemerintah, serta memenuhi kebutuhan pembangunan masyarakat. Hal itu kami lakukan dengan memastikan operasional yang andal dan pasokan semen yang berkualitas dari seluruh fasilitas operasi SIG Group,” pungkas Reni.