DailyFX.ID — TANGERANG – PT Supra Teratai Metal (SUPRA) secara konsisten menjalankan aktivitas manufaktur peralatan masak yang terbuat dari bahan stainless steel dan aluminium antilengket. Perusahaan yang telah beroperasi sejak tahun 1990 ini berupaya memenuhi kebutuhan pasar domestik sekaligus pasar ekspor.
Saat ini, SUPRA mengoperasikan dua fasilitas produksi yang berlokasi di kawasan industri Tangerang. Masing-masing fasilitas memiliki spesialisasi fungsi produksi yang berbeda untuk mengoptimalkan proses manufaktur.
Pabrik yang berlokasi di Sewan memiliki luas area 20.500 meter persegi dan secara khusus digunakan untuk mengolah produk berbahan stainless steel. Sementara itu, fasilitas di Bayur dengan luas lahan mencapai 51.000 meter persegi difokuskan pada produksi peralatan masak yang terbuat dari aluminium antilengket.
Dalam hal kapasitas produksi, lini stainless steel mampu menghasilkan rata-rata sekitar 300 kontainer ukuran 40 kaki per tahun. Di sisi lain, lini aluminium antilengket mencatatkan rata-rata produksi sekitar 180 kontainer ukuran 40 kaki per tahun.
Kapasitas produksi yang signifikan ini menegaskan peran penting SUPRA dalam rantai pasok industri pengolahan logam, terutama pada segmen peralatan masak. Pemisahan fasilitas produksi ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk mengelola proses manufaktur yang melibatkan karakteristik bahan baku dan tahapan produksi yang berbeda.
Direktur Supra Teratai Metal (SUPRA), Herman Utama, menyatakan bahwa keberlangsungan operasional manufaktur menjadi salah satu fokus utama perusahaan di tengah tuntutan efisiensi industri. “Fokus utama dalam mengelola fasilitas industri dengan riwayat operasional yang panjang adalah memastikan stabilitas sistem dan kepatuhan terhadap standar prosedur pengolahan logam dasar,” ujar Herman dalam keterangan persnya, Sabtu (22/8/2026).
Lebih lanjut, Herman menjelaskan bahwa pengelolaan kedua fasilitas produksi tersebut diarahkan untuk menjaga efisiensi alur kerja, memastikan perawatan mesin dilakukan secara berkala, serta mengatur sumber daya manusia agar kapasitas produksi dapat terpenuhi secara konsisten.
Keberadaan dua fasilitas dengan spesialisasi yang berbeda ini memungkinkan perusahaan untuk mengalokasikan proses produksi sesuai dengan jenis material yang digunakan. Fasilitas Sewan menangani lini stainless steel, sedangkan fasilitas Bayur menjadi basis produksi untuk aluminium antilengket. Pembagian ini juga memberikan ruang bagi perusahaan untuk menjaga kelancaran arus bahan baku dan pergerakan produk di dalam lingkungan manufaktur.
Dengan total kapasitas rata-rata mencapai 480 kontainer ukuran 40 kaki per tahun dari kedua lini produksi, aktivitas SUPRA mencerminkan keberlanjutan industri pengolahan logam yang berorientasi pada pemenuhan kebutuhan pasar domestik dan pasar ekspor.
Ikuti DailyFX.ID
