DailyFX.ID — Industri perhotelan kini memasuki babak baru dalam transformasi digital, didorong oleh adopsi kecerdasan buatan (AI) dan teknologi cerdas lainnya. Perkembangan ini memungkinkan pelaku industri untuk mengoptimalkan efisiensi operasional sekaligus meningkatkan mutu layanan kepada pelanggan.
Marketing Manager Ofon, Muchtar Hanafi, menjelaskan bahwa AI membuka berbagai peluang bagi sektor hospitality untuk menyajikan layanan yang lebih pintar dan efisien. “Transformasi digital di industri hospitality kini memasuki fase baru dengan hadirnya Artificial Intelligence dan teknologi cerdas yang mampu meningkatkan efisiensi maupun kualitas layanan,” ujar Muchtar dalam keterangan persnya, Senin (10/8/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan Muchtar dalam acara 8th Anniversary HITA KEPRI 2026 yang diselenggarakan di Batam pada 25 Juli 2026. Dengan tema ‘AI & Beyond: Transforming Hospitality Through Intelligent Technology’, acara ini menjadi ajang pertemuan bagi para profesional IT, pelaku industri hospitality, perwakilan pemerintah, BUMN, dan penyedia solusi teknologi.
Pada kesempatan tersebut, Ofon memperkenalkan serangkaian solusi komunikasi digital yang dirancang untuk mendukung operasional hotel. Solusi yang ditawarkan meliputi Hotelfon berbasis Cloud PBX, Smart Telephony, Call Center Cloud, QR Code for Public Areas, dan Mobile Phone as Room Extension.
Teknologi ini bertujuan untuk memperlancar alur komunikasi antar departemen di hotel, mempermudah manajemen operasional, serta meningkatkan pengalaman menginap bagi para tamu. Ofon mengklaim bahwa teknologi yang mereka tawarkan berpotensi menekan biaya komunikasi hingga 80% dan dapat diintegrasikan dengan sistem PBX yang telah ada.
Kolaborasi Percepat Digitalisasi
Muchtar menekankan bahwa komunikasi tetap menjadi pilar fundamental dalam upaya transformasi digital di sektor hospitality. “Ketika dipadukan dengan teknologi yang tepat, komunikasi tidak hanya menjadi lebih efisien, tetapi juga mampu menciptakan pengalaman layanan yang lebih baik bagi pelanggan,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi erat antara penyedia teknologi dan para pelaku industri hospitality sangat krusial agar inovasi digital dapat diimplementasikan sesuai dengan kebutuhan spesifik industri. Perayaan HITA KEPRI ke-8 ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat jaringan profesional IT dan mendorong penerapan teknologi digital di sektor perhotelan.
“Kami berharap sinergi ini terus berkembang sehingga mampu mempercepat transformasi digital industri hospitality sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di era teknologi cerdas,” pungkas Muchtar.
Ikuti DailyFX.ID
