— Lima berita ekonomi terpopuler hingga Selasa, 22 September 2026, menyoroti pergerakan saham signifikan dan kinerja keuangan perusahaan.

PT Pukul Rata Kanan, perusahaan yang terafiliasi dengan Gabriel Rey, bersama Hakimson Growth Capital, dilaporkan memborong saham PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK). Pukul Rata Kanan membeli 65.250.000 lembar saham TRUK atau 15% dari total saham beredar pada harga Rp 428 per saham pada 18 September 2026, dengan total nilai transaksi mencapai Rp 27,92 miliar.

Pergerakan saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) juga menjadi perhatian. Setelah sempat menguat dan menyentuh level Rp 226 pada 8 September 2026, saham emiten Grup Bakrie dan Salim ini mengalami koreksi tajam. Hingga penutupan perdagangan Selasa (22/9/2026), saham BUMI ditutup di level Rp 184, menandai penurunan sebesar 18,58% sejak awal bulan.

Di sisi lain, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menunjukkan kinerja positif pada semester I-2026 dengan laba bersih sebesar Rp 31,2 triliun. Kiwoom Sekuritas Indonesia mempertahankan rekomendasi ‘buy’ untuk saham BBRI, menetapkan target harga 12 bulan ke depan. Valuasi saham menggunakan kombinasi metode Dividend Discount Model (DDM) dan Price to Book Value (P/BV) memproyeksikan BBRI diperdagangkan pada rasio P/BV 2026 sebesar 1,8 kali, sedikit di bawah rata-rata tiga tahun terakhir yang mencapai 2,06 kali.

PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) melaporkan lonjakan laba bersih yang signifikan pada semester I-2026. Laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai US$ 275,26 juta, melonjak 791% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya US$ 30,88 juta. Kenaikan laba ini terjadi meskipun pendapatan Medco hanya meningkat 23% secara tahunan, dari US$ 1,14 miliar menjadi US$ 1,41 miliar.

Sementara itu, Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan penyesuaian harga teoritis saham PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) terkait rencana aksi penawaran umum terbatas (rights issue). Dengan rasio HMETD 100:46.235, di mana setiap pemegang 100 saham lama berhak membeli 46.235 saham baru seharga Rp 126 per saham, harga teoritis saham FORU disesuaikan menjadi Rp 131 per saham di pasar reguler dan negosiasi pada 22 September 2026.